Suara.com - Pemerintah sudah menentukan pengenaan tarif baru Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) buat produk Low Cost Green Car (LCGC), yakni sebesar 3 persen dan akan berlaku mulai 2021.
Sebagai salah satu pemain di segmen LCGC, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menilai hal tersebut sebenarnya tidak terlalu berdampak.
"Mereka pasti akan mendapatkan kenaikan harga karena pajak. Kalau costomer itu mempunyai daya beli dan memang membutuhkan mobil mereka akan tetap beli," ujar Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT ADM, di Jakarta, baru-baru ini.
Amel menambahkan bahwa kalau daya belinya tidak ada, kenaikan pajak ini pasti membuat konsumen lebih berat dan menunda sampai mampu membeli.
"Rata-rata LCGC Rp 120 jutaan, naik 3 persen berarti bisa sekitar Rp 3,6 juta," timpal Amel memberikan contoh.
Terakhir, kata Amel, jadi kenaikan pajak ini bukan persoalan APM. Tapi customer nanti yang akan dikenakan pajak.
"Sebagai pemain, Daihatsu tidak dapatkan kerugian atau keuntungan karena lebih ke arah penarikan pajak oleh pemerintah untuk konsumen demi meningkatkan kemampuan pemerintah untuk revenue-nya," tutupnya.
Berita Terkait
-
Daihatsu Umumkan Recall Sebanyak 36.915 Unit Gran Max 1.5 dan Luxio
-
Pajak Sedan Turun, Mitsubishi Berpeluang Datangkan Lancer Evolution?
-
Wah, Skema PPnBM Dinilai Belum Untungkan Kendaraan Hybrid
-
Tokyo Motor Show 2019: Empat World Premiere Purwarupa Daihatsu
-
Tembus 37.241 Unit, Penjualan Daihatsu Sampai September Ditopang Sigra
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri