Suara.com - Menjadi salah satu produsen otomotif di Tanah Air yang paling gencar memasarkan produk Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL, PT Toyota Astra Motor atau TAM memiliki pendapat seputar tren mobil 2020 untuk pasar Indonesia.
Dikutip dari kantor berita Antara, Anton Jimmy Suwandy, Marketing Director PT TAM menyatakan bahwa produk otomotif roda empat atau mobil kategori Sport Utility Vehicle (SUV) dan KBL diprediksi menjadi tren.
Khusus mengenai kehadiran KBL, tren bisa saja terjadi menyusul regulasi kendaraan dan elektrifikasi yang direncanakan akan keluar pada 2021.
"Mungkin tidak banyak, tapi mobil-mobil elektrifikasi di tahun depan sudah mulai masuk, karena di 2021 regulasi sudah mulai berubah," papar Anton Jimmy Suwandy.
Hal inilah yang menjadi salah satu alasan bagi Toyota maupun perusahaan otomotif lainnya untuk semakin memperkenalkan mobil listrik kepada masyarakat Indonesia.
"Pada 2020, Toyota akan mulai mengedukasi pasar soal elektrifikasi. Edukasi bisa melalui event, pameran bahkan untuk dealer pun paling tidak ada yang sudah expert di bidang itu, baik untuk penjualan dan mekanik dan ke depannya akan kami tambah lagi," jelas Anton Jimmi Suwandy.
Ia optimis, kehadiran kendaraan listrik di Indonesia akan terus mengalami peningkatan secara bertahap menyusul komitmen pemerintah atas teknologi terbarukan itu.
"Akan banyak wacana dan support dari pemerintah secara gradually atau bertahap, untuk elektrifikasi ini," tandas Anton Jimmi Suwandy di Surabaya, Jumat (15/11/2019).
Sementara soal SUV yang masih bakal menjadi trend di Indonesia pada tahun depan, ia menyatakan, "SUV masih menjadi favorit di Indonesia, bukan hanya Toyota tapi juga merek lain. Kalau di Toyota, Rush selama dua tahun terakhir ini hasilnya di atas ekspektasi kami."
Baca Juga: Sektor Manufaktur Otomotif Dituntut Menristek Lebih Kompetitif
"Segmen SUV bila kami bandingkan dengan lima tahun lalu, semakin lama semakin banyak. Meski tidak semua itu murni SUV. Ada tipe 5-seater, 7-seater, dan bentuk juga beragam, seperti jip serta crossover. Dan menurut saya, 7-seater SUV masih menjadi segmen yang dominan di Indonesia," pungkas Anton Jimmi Suwandy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil