Suara.com - Siapa tak kenal brand motor kenamaan asal Britania Raya, Norton, yang diproduksi Norton Motorcycles. Salah satu modelnya, Norton Interpol, menjadi tunggangan dinas Kepolisian Inggris atau Metropolitan Police Service (MPS) kurun 1980-an. Sementara nama Norton Commando dan Norton Dominator juga tak kalah gaungnya. Hingga kini, model-model vitange itu masih terus diburu.
Belum lagi produk-produk Norton yang menjadi bintang layar perak. Seperti tunggangan Che Guevara dalam The Motorcycle Diaries atau salah satu seri James Bond 007, Spectre. Atau berderet aktor kondang dunia kolektor sepeda motor buatan Norton Motorcycles. Salah satunya Keanu Reeves, dengan Norton Commando kesayangannya.
Sayangnya, seperti dilansir dari BBC News, status Norton Motorcycles saat ini masuk ke dalam daftar administrasi. Disebutkan bahwa sebuah firma di Leicestershire mengalami kesulitan untuk membayar tagihan pajak dan mesti siap-siap buat menutup pabrik.
"Kami putuskan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa pelanggan, staf, dan pemasok akan didukung melalui proses administrasi. Tugas kami adalah menentukan dan melaksanakan strategi paling tepat secepat mungkin untuk melindungi kepentingan kreditor, dan meminimalkan kesulitan bagi semua pihak terkait," tukas Lee Causer, dari administrator BDO.
Patut disayangkan, karena Norton Motorcycles adalah salah satu dari sedikit merek kendaraan roda dua paling kondang asal Britania Raya. Berdiri sejak 1898 di Birmingham, Midlands, England dan mulai menggarap motor sejak 1902, di pentas balap namanya lekat dengan kejuaraan Isle of Man TT--kejuaraan motor paling bergengsi di utara British Isles yang mampu menyedot jutaan pengunjung setiap tahun.
Pada 2008, Norton Motorcycles mengalami kesulitan keuangan dan diselamatkan oleh Stuart Garner, seorang pengusaha dan pengembang properti. Tahun lalu, ia menyebutan bahwa perusahaan itu berkinerja kuat dan berencana untuk membuka pabrik baru.
Sayangnya, tahun ini Stuart Garner mengatakan kepada Birmingham Live, bahwa Norton Motorcycles berutang sebesar GBP 300 ribu dan bisa dilikuidasi jika tidak diberi waktu panjang untuk membayar. Selain itu, dua perusahaannya, antara lain Priest House Hotel di Castle Donington, Midlands, juga masuk daftar penyelesaian administrasi.
Baca Juga: Best 5 Otomotif Pagi: KBL Jadi Mobil Dinas, Tesla Bantu Atasi Wabah
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi