Suara.com - Setelah beberapa bulan masyarakat Indonesia menghadapi pandemi Covid-19, kini kita bersiap memasuki era new normal atau tata normal baru. Di mana masyarakat mulai beraktivitas kembali, dengan menerapkan protokol kesehatan bebas virus. Termasuk pengguna sepeda motor atau pemotor.
Para pengguna sepeda motor pun harus membiasakan diri dengan hal-hal baru yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya dalam beraktivitas sehari-hari. Utamanya dalam menunggang kendaraan kesayangannya.
Beberapa hal perlu diperhatikan dan dilakukan para bikers atau pemotor alias pesepeda motor di zaman new normal. Mulai sebelum berkendara, cara berkendara hingga setelah naik motor.
"Selain mengecek kondisi motor, persiapkan riding gear sesuai standar berkendara seperti helm, sarung tangan dan jaket berkendara. Para bikers sebaiknya membawa masker cadangan untuk antisipasi apabila masker kotor atau basah saat berkendara, sehingga saat sampai di tujuan tetap dapat beraktivitas menggunakan masker dengan sehat dan nyaman," saran Johannes Lucky, Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor atau PT AHM.
Dan tak kalah penting, lanjutnya, "Keselamatan dan kesehatan bikers menjadi kunci utama untuk dapat beraktivitas dengan produktif di era new normal ini."
Berikut adalah rangkaian tips sebelum, saat, dan sesudah motoran darinya. Silakan disimak di laman berikut ini.
Tips bermotor di era new normal dari PT AHM:
Baca Juga: Penjualan Kendaraan Bermotor Diprediksi Mulai Bergairah September
- Sebelum berkendara, sebaiknya melakukan pengecekan suhu tubuh untuk memastikan kondisi badan fit dan sehat. Jika suhu tubuh menunjukkan 37,3 derajat Celsius atau lebih, sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah.
- Periksalah kondisi sepeda motor terutama sepeda motor yang sudah lama tidak digunakan. Cek kondisi secara ringan seperti kebocoran oli, perhatikan kondisi dan tekanan ban, periksa sistem pengereman dan kopling serta lampu tetap berfungsi baik.
- Perhatikan riding gear yang digunakan dalam era new normal. Hindari penggunaan helm secara bergantian dan selalu gunakan visor saat berkendara untuk mencegah benda asing masuk serta mencegah mengusap mata saat dalam perjalanan.
- Bikers yang berkendara menggunakan buff sebaiknya juga tetap menggunakan masker agar kemampuan penyaringan partikel berbahaya dapat bekerja lebih baik.
- Sarung tangan yang digunakan sebaiknya yang menutupi seluruh bagian tangan (full cover). Bila hanya memiliki satu sarung tangan, selalu terapkan cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan sarung tangan.
- Pada saat berkendara, selalu utamakan keselamatan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Hindari berkendara melintasi wilayah-wilayah yang merupakan pusat pandemi atau teridentifikasi sebagai zona merah, dengan mencari jalur alternatif lainnya.
- "Usahakan saat berkendara, tetap cari aman, menjaga jarak dengan pengendara lainnya, serta hanya berboncengan dengan keluarga atau kerabat yang tinggal bersama dalam satu rumah," imbuh Johannes Lucky.
- Setelah sampai tujuan, bikers wajib mencuci tangan dan mencuci wajah dengan sabun setelah melepas seluruh perlengkapan berkendara.
- Jika telah sampai rumah, segeralah mandi sebelum bertemu keluarga. Riding gear yang telah digunakan dapat disimpan di bagasi motor atau sediakan tas tersendiri.
- "Bila memungkinkan, lakukan penyemprotan disinfektan ke riding gear yang telah digunakan dan sarungkan motor dengan kain pelindung saat tidak digunakan agar tidak terpapar udara secara langsung," tambah Johannes Lucky.
- Jaket berkendara dan sarung tangan yang telah digunakan sebaiknya langsung dicuci atau disemprot disinfektan, sehingga mengurangi potensi terpapar bakteri ataupun virus, terutama untuk keluarga di rumah.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Pemotor Bonceng Tiga Masuk Tol Batang, Cuek Lawan Arah di Sisi Kanan Jalan
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Terpopuler: Mengenal KKB The Elite Program Cicilan Mobil Ringan, Harga Motor VinFast
-
Honda Luncurkan SUV Hybrid Baru Sekaliber CR-V, Mending Mana?
-
Daftar Daerah yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm
-
Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda
-
Perpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik, Peneliti Kembangkan AI Mutakhir
-
Misi Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Jelang Debut Moto3 Junior di Spanyol
-
Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit
-
Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM
-
Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV