Suara.com - Salah satu cara efisien melakukan tes massal Covid-19 adalah secara drive-thru. Telah dilakukan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tanpa perlu turun dari kendaraan roda empat atau mobil, maupun sepeda motor, pengambilan sampel bisa dilakukan.
Dikutip dari kantor berita Antara, Polda Kalimantan Selatan, khususnya Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kalimantan Selatan menggelar tes usap massal dengan sistem drive thru. Warga tetap berada di kendaraan masing-masing selama pengambilan sampel usap atau swab test dari hidung atau tenggorokan. Lantas hasilnya bisa disimak via aplikasi.
Uniknya, selain digelar secara drive thru, peserta tes bisa "berkomunikasi" awal pakai Siwalan. Apakah itu?
Mengadopsi teknologi kekinian, pelaksanaan drive thru test COVID-19 didukung teknologi inovasi dari Bid Dokkes Polda Kalsel lewat aplikasi bertajuk Siwalan ini. Singkatan dari Aplikasi Swab Berjalan.
Caranya cukup mudah, warga yang akan mengikuti tes usap atau swab test cukup mengisi data di aplikasi Siwalan.
"Jadi saat datang, petugas tinggal mengecek barcode atau kode batang di aplikasi guna memastikan orang yang bersangkutan telah menjalani rapid test (tes cepat) agar datanya valid," jelas Kombes Pol dr Erwinn Zainul Hakim, Kabid Dokkes Polda Kalsel di Banjarmasin, Rabu (24/6/2020).
Dengan aplikasi karya anggota Bid Dokkes ini, masyarakat yang telah mengikuti tes usap dapat mengetahui hasilnya cukup dengan mengecek di aplikasi Siwalan melalui ponsel.
"Target kami, 500 orang mengikuti swab, yang mana dari hasil tes cepat oleh puskesmas dan Dinas Kesehatan Banjarmasin reaktif," tambah Kombes Pol dr Erwinn Zainul Hakim.
"Ke depan, Siwalan akan digunakan seluruh puskesmas di Kalsel, sehingga jika ingin swab cukup mengisi data nomor NIK di aplikasi," tukasnya.
Baca Juga: Mercedes-Benz Kenalkan Mobil Swakemudi Diotaki Chip NVidia
Sebagai catatan, tes covid-19 model drive thru dengan aplikasi Siwalan ini adalah bagian dari bakti kesehatan Polda Kalsel dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-74 pada 1 Juli 2020.
Ada lima titik pengambilan sampel sistem drive thru , yaitu dua untuk kendaraan roda empat dan tiga untuk kendaraan roda dua.
Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi menyampaikan terima kasih kepada Polda Kalsel atas kegiatan tes usap massal ini.
"Bid Dokkes Polda Kalsel telah banyak membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banjarmasin dalam pelaksanaan tes cepat dan tes usap. Semoga kasus penyebaran virus corona segera mencapai puncaknya hingga bisa menurun," ungkap Machli Riyadi.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?