Suara.com - Dalam turut aktif usaha menurunkan tingginya tingkat kecelakaan dan kematian di jalan raya, Zoom!nar menggandeng Indonesia Driving Institute (INDI) menggelar kampanye "Berkendara Aman, Selamatkan Jiwa."
Kampanye Berkendara Aman, Selamatkan Jiwa akan digelar pertama kalinya melalui seminar daring dengan tajuk Berkendara Aman, Selamatkan Jiwa: Tips Berkendara di Masa Pandemi.
Seminar daring ini rencananya akan digelar pada hari Senin (20/7/2020) mendatang dimulai pukul 15.00 WIB hingga usai jelang maghrib.
Kegiatan yang akan di fasilitasi melalui aplikasi video conference berkapasitas 1000 peserta ini akan melibatkan narasumber dari pemangku kepentingan, yaitu: Irjen Pol. Drs. Istiono (Kakorlantas POLRI), Drs. Budi Setyadi SH (Dirhubdar Kementerian Perhubungan), Brigdjen Pol. Dr. Chrysnanda Dwilaksana M.Si (Dirkamsel Korlantas POLRI), Drs. Pudji Hartanto MM (INDI), Robby Prakoso (INDI), dan Budi Rahardjo (Direktur Utama PT Jasa Raharja).
Diinisiasi di awal merebaknya pandemi covid-19, praktisi komunikasi Rini Mulyawati menginisiasi kegiatan seminar daring yang dinamakanya zoom!nar yang telah sukses dan dipercaya oleh beberapa BUMN untuk menggelar sejumlah seminar daring dengan skala nasional.
"Semangat jadikan Indonesia lebih pintar adalah pesan yang selalu kami usung, utamanya dalam mengisi masa bekerja dan berkegiatan dari rumah dengan pembekalan soft skill sesuai anjuran Pemeritah dalam rangka memutus mata ranti penyebaran covid-19 melalui format video confference," jelas Rini.
"Kampanye Berkendara Aman, Selamatkan Jiwa yang bersama dengan INDI kami usung, bertujan untuk menjadikan Indonesia lebih pintar yang sekaligus merupakan upaya sederhana tapi nyata dalam rangka menurunkan tingginya tingkat kecelakaan dan kematian di jalan raya yang konon kabarnya mencapai angka di kisaran 35.000 kematian per tahunya atau 3 kematian per jam," sambung Rini.
Indonesia Driving Institute (INDI) sendiri adalah sebuah institusi yang diinisiasi oleh Robby Prakoso dan Aldrian Suwardi Chandra, para pegiat olahraga pacu roda empat sprint rally yang juga bergerak dalam bisnis ajar mengajar berkendara aman, termasuk diantaranya program mengendarai alat berat, mengemudi untuk VVIP, dan sport driving (racing) .
"Adalah kesesuaian misi yang membuat INDI menyambut baik ajakan untuk berperan aktif dalam kampanye Berkendara Aman, Selamatkan Jiwa. Menyelamtakan jiwa saudara sebangsa dan setanah air dengan menurunkan tingkat kecelakaan dan kematian di jalan raya adalah tanggung jawab semua pihak termasuk INDI. Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat disambut oleh pemangku kepentingan serta seluruh rakyat Indonesia, dan bergulir secara berkala," tegas Robby, co-founder INDI.
Baca Juga: 4 Serial Oli Motor Balmerol Meluncur, Siap Ramaikan Pasar Nasional
Dalam rangka menajamkan arah institusi dalam melaksanakan program ajar mengajar berkendara aman dan kampanye Berkendara Aman, Selamatkan Jiwa, INDI merasa perlu untuk memperkuat organisasi dengan melibatkan para pakar senior yang memiliki kesamaan visi dan pengalaman di bidang keselamatan berkendara.
"Bergabungnya Irjen Pol. (Purn) Drs. Pamudji R. Soetopo SH, MH dan Irjen Pol. (Purn) Drs. Pudji Hartanto MM sebagai Special Advisor dalam INDI adalah sebuah kebanggan bagi kami. Keduanya adalah mantan Gubernur AKPOL dan Kakorlantas. Khususnya Pak Pudji, beliau juga pernah menjabat di posisi Dirjen Perhubungan Darat," jelas Robby.
Zoom!nar “Berkendara Aman, Selamatkan Jiwa: Tips Berkendara di Masa Pandemi” rencananya akan dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 20 Juli 2020, mulai pukul 15.00 wib hingga usai," pungkas Rini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
4 Mobil Daihatsu Bekas untuk Budget Rp 60 Juta, Ada yang Cuma Rp 30 Jutaan
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Kisaran Rp 50 Juta, Muat Banyak untuk Keluarga Besar
-
6 Rekomendasi Mobil Bekas Rp 50 Jutaan, Pas Banget Buat Keluarga Kecil
-
5 Mobil 3 Baris Harga di Bawah Rp100 Juta, Jadi Andalan Keluarga
-
7 Mobil Bekas Hatchback Under Rp100 juta, Pajak Murah Minim Biaya Perawatan
-
XPeng Siapkan Sedan Listrik P7+ EREV 2026, Jarak Tempuh hingga 1.550 km
-
Menperin Minta Insentif Sektor Otomotif ke Purbaya untuk Cegah PHK
-
Beli Motor Scoopy DP Rp3 Jutaan, Angsurannya Berapa? Ini Simulasinya
-
Harga Mobil Nissan 2026: Livina dan Magnite Bikin Ngiler, Siapin Duit Segini
-
5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan