Nissan Kicks e-Power akan dijual di Indonesia pada 2 September 2020. [Antara/NMI]
Suara.com - Nissan siap meluncurkan All-New Nissan Kicks e-POWER pada Rabu (2/9/2020) dan salah satu hal terpenting untuk dikulik adalah teknologi e-POWER. Inilah model pertama di Indonesia yang memberikan sensasi berkendara mobil listrik tanpa repot mengisi daya dari luar.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi Nissan, e-POWER dinobatkan sebagai Technology of the Year 2019 oleh Automotive Researchers’ and Journalists’ Conference of Japan (RJC).
Teknologi ini sontak populer di Negeri Sakura, dan di carmaker Nissan sendiri, lebih dari 70 persen penjualan Nissan Note yang paling laku adalah model Nissan Note e-POWER.
Inilah seluk beluk e-POWER:
Definisi e-POWER
- Powertrain listrik 100 persen, memanfaatkan teknologi kendaraan listrik (EV) yang disempurnakan dari Nissan LEAF, dengan menambahkan mesin bensin untuk mengisi baterai bertenaga tinggi bila diperlukan.
- Teknologi ini meniadakan pengisian daya eksternal, sekaligus menawarkan output tinggi yang sama dengan mobil listrik murni atau Electric Vehicle (EV).
- e-POWER memberikan akselerasi kuat, torsi, dan tarikan yang responsif serta suasana kabin senyap dengan akselerasi halus seperti EV.
Cara kerja e-POWER
- Sistem e-POWER menawarkan penggerak motor listrik penuh, keempat roda sepenuhnya digerakkan motor listrik.
- e-POWER terdiri dari baterai output tinggi dan powertrain yang terintegrasi dengan mesin bensin, generator listrik, inverter, dan motor.
- Dalam sistem hybrid konvensional, roda-roda digerakkan motor listrik dan mesin bensin. Namun, dalam sistem e-POWER, mesin bensin tidak terhubung ke roda, mesin bensin hanya berfungsi untuk mengisi baterai.
- Tidak seperti EV penuh, sumber tenaganya adalah mesin bensin, bukan hanya baterai berdaya listrik.
Keunggulan e-POWER
- e-POWER memberikan torsi besar secara instan, yang meningkatkan respon berkendara dan menghasilkan akselerasi mulus.
- Sistem e-POWER beroperasi sangat senyap, seperti kendaraan listrik 100 persen.
- Efisien bahan bakar yang baik, karena mesin bensin hanya mengisi baterai untuk motor listrik utama.
Komentar
Berita Terkait
-
Mobil Listrik Bakal Kena Pajak di Jakarta, Mengapa Sekarang? Siapa yang Terdampak?
-
Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film
-
JMTC Jadi Percontohan Command Center Tol, Danantara Apresiasi Transformasi Digital Jasa Marga
-
Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman
-
Perbandingan Spesifikasi Mobil Listrik Populer: Mending Changan Lumin atau BYD Atto 1?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda