Suara.com - Di lini produksi Toyota Indonesia, saat ini antara lain terdapat Toyota Vios untuk jenis sedan, serta Toyota New Yaris di lini hatchback yang baru saja meluncur versi terbarunya kemarin (8/9/2020).
Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy mengungkapkan alasan lebih memilih untuk meluncurkan Toyota New Yaris ketimbang Toyota Vios bagi pasar Indonesia.
Menurut Anton Jimmi Suwandy, volume sedan di Indonesia saat ini mulai mengecil. Berbeda dengan volume hatchback yang masih cukup stabil walaupun terjadi penurunan.
"Volume kami banyak di Yaris. Market untuk sedan tidak terlalu besar. Vios volumenya mengecil," jelas Anton Jimmi Suwandy, dalam video conference, baru-baru ini.
Ia menambahkan, beberapa tahun lalu volume sedan masih cukup tertolong karena digunakan sebagai armada taksi. Namun sekarang kebutuhan fleet customer ini telah beralih ke Transmover.
"Dulu ada Toyota Vios Limo untuk taksi. Namun taksi kini sudah digantikan Transmover. Jadi kami akan fokus pada Toyota New Yaris," ungkap Anton Jimmi Suwandy.
Lebih jauh, ia menyatakan bahwa Toyota melihat volume hatchback masih memiliki porsi yang besar di pasar otomotif Nasional. Walaupun memang tidak sedominan model MPV dan SUV.
"Jadi kalau dikatakan menurun memang betul ada penurunan komposisi. Tapi tiga segmen terbesar saat ini,hatchback masih termasuk bersama MPV dan SUV," papar Anton Jimmi Suwandy.
Berdasarkan data internal Toyota, daya serap hatchback dilihat mulai 2016 bila dibandingkan total market komposisinya mencapai 19 persen.
Baca Juga: Best 5 Oto: Toyota New Yaris Meluncur, Pesaing Yamaha NMax Sudah Tiba
Jadi di luar MPV, hatchback bisa dibilang pasar yang dominan. Kemudian mulai digantikan SUV yang makin lebih meningkat komposisinya.
"Jadi hatchback itu di 2019 komposisinya 16,1 persen. Tahun ini sampai dengan Juli kira-kira 15,7 persen. Ada penurunan, namun bisa dibilang hampir sama dengan 2016," tutup Anton Jimmi Suwandy.
Berita Terkait
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas
-
Kia Siapkan Gebrakan Besar di Indonesia Lewat Produksi Lokal dan Mobil Listrik Baru
-
Kejutkan Penggemar, Tangled 2 Batal Produksi Buntut Tak Ada Ide Cerita
-
Manuver Mengejutkan Ford Gandeng Geely untuk Produksi Mobil Listrik
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri