Suara.com - Rem adalah bagian penting dari fitur keamanan di mobil. Fungsinya mengendalikan kecepatan kendaraan serta menghindarkannya dari tabrakan dengan berbagai obyek yang ada di jalan raya.
Seperti berbagai fitur lainnya di kendaraan, rem perlu perawatan secara maksimal. Bila kondisi rem kurang pakem, tentulah bahaya besar. Karena itu, sangat tidak disarankan untuk mengendarai mobil yang memerlukan penanganan rem secara serius. Atau dengan kata lain kondisinya tidak prima.
Dikutip dari Suzuki Indonesia, berikut penyebab rem mobil bisa berada dalam kondisi kurang pakem serta cara mengatasinya.
Minyak rem
- Penyebab utama dari tidak maksimalnya kerja rem yaitu kurang perawatan. Jika menginjak rem dan kendaraan masih terus melaju, kondisi minyak rem perlu diperiksa.
- Minyak rem yang mampet karena kotoran mesin menjalar dari mesin membuat rem tidak mendapat minyak dari nipple yang tersumbat. Rawatlah mesin secara teratur sehingga tidak ada lagi kotoran yang menyumbat nipple rem. Bila kondisinya tanpa hambatan atau sumbatan, saat menginjak rem maka minyak rem akan keluar.
Booster Rem
- Booster rem juga bisa menjadi penyebab macet rem. Biasanya akan terasa sangat kesulitan saat menginjak rem. Pedal rem akan terasa sangat keras jika diinjak. Biasanya akan terjadi kebocoran pada komponen rem itu sendiri. Bisa mengecek booster dan membersihkan bagian tadi.
Kanvas Rem
- Rem tidak akan bekerja jika kanvas rem sudah menipis. Tipisnya kanvas bukan berarti peranti tidak bekerja, melainkan jadi kurang pakem. Solusinya mengganti kanvas rem dengan yang baru.
Dengan kata lain, perawatan berkala kendaraan jadi kunci agar kendaraan dalam kondisi yang maksimal. Bawalah kendaraan secara rutin ke bengkel resmi sehingga kerusakan sekecil apapun dapat ditangani.
Kerusakan pada kendaraan yang bertumpuk akan membuat mobil tidak nyaman sekaligus tidak aman. Dari segi biaya pun, kendaraan yang sudah terlalu banyak punya pekerjaan rumah atau PR akan memakan banyak biaya karena bagian-bagian yang harus diganti membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Baca Juga: Bikin Truk Brimob Tabrakan, Emak-emak yang Dadakan Belok Kanan Tetap Santuy
Tag
Berita Terkait
-
Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius
-
DPR Soroti Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Singgung Perlintasan Liar hingga Sistem Sinyal
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Komut KAI Singgung Ulah Taksi Listrik Hijau dalam Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri