Suara.com - Pemerintah Korea Selatan mengambil kebijakan unik dengan mengatur aroma atau bau mobil baru karena diyakini bisa merugikan atau membahayakan orang, demikian dilaporkan Autocar minggu ini.
Diketahui bahwa pada cat mobil terdapat senyawa yang bisa menimbulkan berbagai reaksi kesehatan seperti iritasi mata, pusing, sesak napas, dan mual. Gejala-gejala itu biasa dirasakan oleh mereka yang menderita sindrom racun mobil.
Berasal dari delapan zat, senyawa itu dikenal sebagai organik volatil. Delapan zat itu adalah asetaldehida, akrolein, benzena, etilbenzena, formaldehida, stirena, toluena, dan xilena.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan pada 2005, sejumlah besar pemilik mobil baru merasakan sindrom racun mobil tersebut. Karenanya kini pabrikan mobil di Korsel diatur dalam penggunaan cat yang mengandung senyawa organik volatil.
Aturan ini sebelumnya sudah diterapkan juga di Jepang dan China, dua negara penghasil mobil terbanyak di dunia. China sudah mengatur soal senyawa pada cat mobil sejak 2012. Aturan itu telah memaksa Ford, sebagai contoh, menghilangkan aroma atau bau mobil baru sama sekali.
Tidak hanya negara, di level PBB lembaga Komisi Ekonomi untuk Eropa (UNECE) sejak 2014 telah memiliki standar kualias udara interior mobil.
Berita Terkait
-
Punya Fitur Torque Splitter ala Mobil Balap, Sehebat Apa Handling Audi S3 Verve Edition?
-
Serbuan Merek Baru di GIIAS 2026 Jadi Ujian Berat Pemain Lama Otomotif
-
Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?
-
Berapa Harga BYD M6 DM? Ini Taksirannya Sebelum Diumumkan
-
Terungkap Alasan Harga Mobil Baru di Indonesia Jauh Lebih Mahal dari Negara Tetangga
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi