Suara.com - Daimler, salah satu dari perusahaan otomotif tertua di dunia dan paling tua di Jerman, mengumumkan untuk memangkas biaya belanja Mercedes-Benz. Nilai yang ditetapkan adalah di atas 20 persen pada 2025 sebagai bagian dari perombakan strategi.
Langkah ini akan membuat Mercedes-Benz mesti fokus pada segmen kendaraan yang lebih banyak berkontribusi atau memberikan laba. Seperti limusin dan berbagai tipe sport.
Ola Kaellenius, Chief Executive Daimler mengatakan kepada investor bahwa kendaraan kompak seperti Mercedes-Benz seri A-Class dan B-Class telah membantu meremajakan merek perusahaan. Akan tetapi Daimler perlu memprioritaskan sumber daya bagi masa depan.
"Ini bukan tujuan utama, kami tidak boleh menjadi kompetitor untuk sektor volume. Segmen mewah biasanya memiliki pertumbuhan di atas rata-rata," jelasnya dalam konferensi pers virtual, dikutip dari US News.
Sehingga di masa mendatang, Mercedes-Benz akan menggandakan penjualan mobil mewah Maybach dan meningkatkan penjualan turunan Mercedes-Benz AMG dan G-Wagon, ditambah varian kendaraan listrik.
"Dengan teknik manufaktur yang lebih efisien dan biaya yang lebih rendah, Mercedes-Benz ditargetkan dapat mengantongi laba dua digit di atas margin penjualan pada 2025," sambung Ola Kaellenius.
Tidak hanya memangkas biaya belanja, perusahaan juga akan mengambil langkah efisiensi lainnya seperti menghilangkan girboks manual dan memangkas variasi mesin bensin sebesar 70 persen pada 2030. Terakhir adalah menawarkan sekitar 5.000 staf untuk pensiun dini.
Sekali lagi, strategi yang diambil Daimler tak lepas dari dampak virus Corona di bidang otomotif. Pandemi ini telah menyebabkan penurunan penjualan, mendorong perusahaan mengalami kerugian operasional pada kuartal pertama dan kedua.
Langkah perdana yang dibuat Mercedes-Benz untuk mengatasi kerugianadalah berhenti memasarkan sedan di Amerika Serikat dan fokus memproduksi kategori Sport Utility Vehicle (SUV) yang menjadi favorit warga Negeri Paman Sam.
Baca Juga: BMW Bercanda dengan Mercedes-Benz Lewat Video Seri 7 Versi Penyegaran
Berita Terkait
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Budaya Pura-pura Bodoh: Strategi Bertahan atau Cara Membunuh Potensi?
-
Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Proyek Rp1,4 Triliun untuk Pangan dan Air Baku
-
Review Afire: Masterpiece Christian Petzold yang Penuh Subteks dan Emosi
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Puluhan Sekolah Kekurangan Murid, DPR Desak Evaluasi Sistem Pendidikan
-
3 Tone Up Sunscreen yang Bagus, Dipuji Gak Bikin Wajah Jadi Abu-Abu
-
Pemerintah Akui Program MBG Bikin Harga Ayam dan Telur Tak Stabil
-
Bobby Adhityo Rizaldi, Mantan Ketua Golkar Sumsel yang Didalami KPK di Kasus Muara Enim
-
Duka Mendalam di Pantura, Lucky Hakim Janji Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Kecelakaan
-
Polisi Geledah Kantor dan Rumah Kadishub Siak Pasca OTT
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Sekolah Sepi Murid Makin Marak, Pemerintah Didesak Petakan Ulang Kebutuhan Sekolah
-
Lee Jin Wook Berpotensi Susul Yoona di Remake Drama Jepang 'Unnatural'
-
4 Rekomendasi Showcase Minuman Termurah yang Kapasitasnya Besar dan Hemat Listrik