Suara.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) optimistis masih mampu mempertahankan posisi di nomor dua dalam pasar otomotif Nasional, meski industri ini terbilang masih lesu. Sebagai dampak dari virus Corona di sektor otomotif.
Disampaikan oleh Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso, Daihatsu sendiri ditargetkan bertahan di posisi kedua dengan market share minimal 17 persen. Dengan demikian, berapapun marketnya yang dipertahankan adalah market share.
"Kami masih berada di posisi kedua, dari target minimal 17 persen sekarang mencapai 18 persen. Kami optimis sampai akhir tahun dengan melihat jarak posisi nomor dua hingga empat, kami optimis nomor dua masih bisa tercapai," ujar Hendrayadi Lastiyoso, saat bincang virtual bersama awak media, Kamis (19/11/2020).
Ia menambahkan bahwa Daihatsu selalu melihat patokan pertumbuhan ekonomi. Tahun ini, diperkirakan minus 1,7 persen akan tetapi tahun depan mungkin 5 persen.
"Dengan prediksi yang optimis dari pemerintah Indonesia maupun lembaga keuangan dunia, maka Daihatsu optimis market otomotif juga bisa merangsek naik," kata Hendrayadi Lastiyoso.
Sebelumnya, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara mengungkapkan bahwa target penjualan 600 ribu unit mobil untuk menutup 2020 dinilainya berat.
Pasalnya, waktu yang tidak lama lagi dan penjualan yang belum bisa dibilang normal dari pandemi COVID-19 menjadi salah satu faktor utama.
"Kami masih dipatok 600 ribu unit, tapi sepertinya agak berat. Waktunya sekarang sudah November. Sedangkan Desember, konsumen sudah mulai banyak libur," jelas Kukuh Kumara, dalam webinar diskusi virtual industri otomotif bersama Forwot dan Forwin.
Faktor lain, lanjutnya, ada juga konsumen yang sengaja menahan minat atau keinginan membeli mobil baru untuk saat ini. Mereka memilih menunggu tahun depan untuk peluncuran mobil baru.
Baca Juga: Indeks Saham Prancis Menguat, Sektor Otomotif Naik 5 Persen
Berita Terkait
-
Doa Gantikan Kembang Api, Swara Prambanan 2025 Tutup Tahun dengan Hati
-
Bukan Kejar Volume Penjualan, Bos Hyundai Ungkap Strategi Agar Tetap Bertahan di 2026
-
Daihatsu Stabil di Urutan 2 Pasar Mobil Indonesia, Dominan di Pasar Commercial Low dan LCGC
-
Daihatsu Rocky eSmart Hybrid Disambut Positif Bukti Konsumen Semakin Dewasa
-
Daihatsu Rocky Limited Edition Resmi Dijual, Hanya Tersedia di GIIAS 2025
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?