Suara.com - Produsen motor elektirk, CAKE, telah mengumumkan kemitraan dengan Southern African Wildlife College untuk membentuk Undang-Undang Anti-Perburuan Sepeda Listrik Bush.
Dilansir dari Rideapart, Senin (1/2/2021), sepeda motor listrik CAKE yang disebut Kalk AP (untuk Anti-Perburuan) dirancang khusus, dan akan digunakan untuk membantu melindungi spesies yang terancam punah dari pemburu.
Kabar baiknya adalah motor ini dapat dibeli secara umum sambil mendukung penyebabnya.
Perburuan liar adalah masalah besar di Afrika Selatan, terutama untuk makanan, bukan untuk kulit dan piala seperti para pemburu permainan besar di masa lalu.
Itu terjadi di beberapa bagian paling terpencil di negara itu, yang sulit dijangkau bahkan dengan cara berpatroli dengan mobil.
Upaya penegakan hukum baru-baru ini melibatkan unit sepeda motor dan menuai beberapa keberhasilan. Namun, suara mesin yang nyaring ini menjadi kelemahan yang bisa membuat pemburu untuk melarikan diri.
Sepeda listrik CAKE hampir tidak bersuara, yang memberikan elemen kejutan kepada penegak hukum.
Tentu saja, di daerah terpencil seperti itu terdapat juga kekurangan infrastruktur listrik untuk mengisi ulang sepeda listrik.
Di situlah Goal Zero hadir, menyediakan kemampuan pengisian tenaga surya untuk setiap sepeda motor yang tidak akan bergantung pada jaringan listrik lokal.
Baca Juga: Viral! Dikira Diserbu Geng Motor, Rupanya Kasih Kejutan ke Pernikahan Bos
Motor itu sendiri, spesifikasinya mirip dengan Kalk OR. Motor tersebut menggunakan sepasang pelek 18 inci yang identik.
Bodi dari motor tersebut terbuat dari dari polimer biodegradable dari Trifilon.
Perangkat lunak telah disesuaikan untuk memungkinkan sepeda menghadapi suhu yang lebih tinggi.
Selain itu, mesin motor ini diatur untuk meraih torsi kecepatan rendah untuk akselerasi cepat untuk mengejar pemburu yang melarikan diri.
Berbeda dari Kalk OR standar yang tidak memiliki pencahayaan, versi AP akan memiliki lampu clip-on untuk operasi malam hari.
Kalk AP tidak hanya dibuat untuk penegakan hukum Afrika Selatan. Mereka akan tersedia untuk umum, dengan 50 unit awal tersedia dalam harga khusus dan juga amal dengan nilai sebesar 25.000 dolar atau lebih dari Rp 350 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta