Suara.com - Sebuah survei yang dilakukan Motorcycle Action Group (MAG) baru-baru ini menunjukkan adanya penolakan terhadap rencana elektrifikasi terhadap sepeda motor di Britania Raya.
Saat ini, pemerintah negeri itu sedang menyusun aturan untuk mengakhiri penjualan kendaraan roda empat bertenaga bensin dan diesel pada 2030.
Aturan itu belum diberlakukan terhadap sepeda motor saat ini. Pasalnya kendaraan roda dua dinilai memiliki emisi karbon dioksida yang lebih rendah. Namun larangan itu pada akhirnya akan mencakup semua moda transportasi.
"MAG selalu mewakili pandangan semua pengendara, apapun jenis motornya. Kami telah bekerja keras untuk mengembangkan saluran yang membuat opini pengendara didengar oleh Pemerintah. Kami tidak akan menyalahartikan opini itu," kata Ketua MAG Selina Lavender, dikutip dari Visordown.
Berdasarkan survei MAG yang dilakukan terhadap 4.805 responden. Sejumlah 8 persen mengatakan mereka akan beralih ke sepeda motor listrik.
Sedangkan 36 persen lebih meminta untuk menunda kebijakan ini. Namun 55 persen sepenuhnya menentang gagasan masa depan tanpa sepeda motor bertenaga bensin.
Sementara 83 persen menginginkan kelompok berkumpul untuk menentang larangan terhadap sepeda motor bensin. Hasil paling menarik dari survei ini adalah 31 persen pengendara sepeda motor memutuskan untuk menggantung helm mereka jika pilihan mereka dibatasi hanya ada model listrik.
Hanya 13 persen yang akan beralih sebelum diperlukan, sementara 56 persen memilih untuk menjaga mesin bensin mereka agar tetap bisa jalan selama mungkin.
Meskipun diperkirakan statistik ini akan berubah seiring berjalannya waktu, namun kekinian industri roda empatlah yang dinilai jauh lebih siap untuk beralih ke tenaga listrik, dibandingkan kesiapan industri sepeda motor.
Baca Juga: Kegiatan Kantor Sudah Mulai Kembali, Mari Rawat Sepeda Motor Kesayangan
Berita Terkait
-
Temuan Mengejutkan Studi Terbaru Ungkap Fakta Borosnya Mobil Plug-In Hybrid di Jalan Raya
-
Survei: 57 Persen Warga AS Dukung Palestina Merdeka
-
5 Rekomendasi Motor Listrik Murah untuk Wanita, Mulai Rp3 Jutaan
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
Cara Orang Indonesia Pilih Dompet Digital 2026: Tertarik Promo, Tapi Keamanan Jadi Penentu
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
7 Mobil Keluarga 7-Seater Paling Irit BBM, Krisis Minyak Tak Bikin Keok
-
Tol Fungsional Solo-Jogja Resmi Dibuka Tanpa Tarif untuk Lebaran 2026, Cek Skema dan Fasilitasnya
-
Bawa Mobil Listrik Buat Mudik? Ini 3 Titik SPKLU 'Hidden Gem' di Trans Jawa Bebas Antre
-
5 Motor Matic Ciamik untuk Mudik: Biar Dikira Sukses di Perantauan
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Ekspor Mobil China, Dampaknya Merembet ke Eropa
-
Daftar Harga Mobil Daihatsu Maret 2026: MPV, City Car, hingga Commercial
-
Berapa Harga Raize Second? Bongkar Pasaran SUV Kompak Idaman Anak Muda dari Toyota
-
5 Motor Matic Cocok untuk Kaum Lajang Berangkat Mudik
-
Apa Kata Bahlil tentang Nasib Pertalite di Tengah Konflik Panas AS, Israel, dan Iran?
-
Modal Rp70 Juta Dapat MPV Pintu Geser, Nissan Evalia 2012 Solusi Cerdas Mudik Lebaran