Suara.com - Penjualan mobil PT Honda Prospect Motor, agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia, turun sebesar 16 persen pada Mei kemarin. Sebanyak 8.538 unit mobil terjual bulan lalu, lebih sedikit dibandingkan dengan 10.189 unit pada April.
Meski penjualan yang terbilang turun 16 persen, HPM menyebut adanya hari kerja yang lebih sedikit karena libur Lebaran dan angka penjualan tersebut masih sesuai dengan target yang ditetapkan Honda untuk bulan Mei lalu.
Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy mengungkapkan bahwa dirinya sangat optimis tren penjualan positif akan berlanjut pada bulan-bulan mendatang, terutama didukung oleh penyegaran pasar melalui produk-produk baru dan dukungan pemerintah melalui program relaksasi pajak yang disambut sangat baik oleh konsumen.
"Kami percaya bahwa pemerintah selalu memantau kondisi aktual pasar untuk dapat terus merancang kebijakan yang tepat untuk mendorong pertumbuhan pasar otomotif dan ekonomi secara umum," kata Yusak Billy dalam keterangan resminya, Senin (14/6/2021).
Honda Brio masih menjadi tulang punggung HPM dalam hal penjualan Mei sebanyak 63 persen dari total keseluruhan penjualan HPM. Honda Brio Satya menjadi yang tertinggi dengan penjualan sebanyak 3.813 unit dan menguasai pangsa pasar segmen LCGC sebesar 27 persen, sementara Honda Brio RS terjual sebanyak 1.565 unit dan memimpin pangsa pasar segmen City Car sebesar 63persen.
Kontribusi lainnya juga datang dari Honda City Hatchback yang terjual sebanyak 892 unit, Honda HR-V 1.5L yang terjual sebanyak 815 unit, New Honda CR-V yang terjual sebanyak 680 unit, Honda Mobilio yang terjual sebanyak 335 unit dan Honda BR-V yang terjual sebanyak 264 unit.
Sementara produk-produk Honda lainnya seperti Honda HR-V 1,8L terjual sebesar 69 unit, Honda Civic Sedan terjual sebanyak 38 unit, Honda Civic Hatchback RS yang terjual sebanyak 28 unit, Honda Accord terjual 22 unit, Honda Odyssey terjual 14 unit, Honda Civic Type R terjual sebanyak 2 unit dan Honda City terjual sebanyak 1 unit.
"Saat ini, kami terus berusaha memaksimalkan tingkat produksi sesuai aturan dan protokol kesehatan yang berlaku serta ketersediaan komponen untuk dapat memenuhi pemesanan secepat mungkin. Kami juga terus berusaha mempertahankan tingkat permintaan konsumen dengan menawarkan berbagai program penjualan yang menarik," kata dia. [Antara]
Baca Juga: Ada Relaksasi Pajak, Honda Optimis Penjualan Terus Meningkat
Berita Terkait
-
Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
-
Penjualan Honda di Indonesia Kian Terpuruk, Dealer Pilih Berpaling ke Merek China
-
Harga Mobil Listrik Bakal Melonjak Tahun Depan: Ini 7 Fakta yang Wajib Anda Tahu
-
Penjualan Mobil Honda Anjlok Paling Parah di April 2025, Sudah Kalah dari BYD
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
Terkini
-
Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
-
TAFS Diduga Gunakan Matel untuk Tagih Konsumen, OJK Siap Beri Sanksi
-
Efek Rupiah Loyo, Harga Sparepart Moge Ducati Melonjak 20 Persen per 8 Juni 2026
-
Update Harga Matic 125cc Juni 2026: Vario dan Gear Ketar-ketir Tunggu Banderol Kawasaki Brusky
-
Mazda Dalam Penyelidikan Pasca Tersangkut Masalah Recall Produk
-
5 Motor yang Ongkos Bongkar Bodinya Bisa Lebih Mahal dari Harga Sparepart
-
Mobil Baru Nissan Penantang Calya: Harga 100 Jutaan, Konsumsi Bensin 19,3 Km/L
-
Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?
-
Honda ADV160 Kalah Telak? Kenalan Sama Skutik Adventure Murah dengan Tangki Raksasa
-
Bukan LCGC, Pakar Ungkap Inilah Mobil Keluarga 100 Jutaan yang Layak Dibeli