Suara.com - PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, dan avtur untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, dan Idul Adha aman.
Dikutip dari kantor berita Antara, sebagai perusahaan yang masuk ke dalam kategori kritikal saat PPKM Darurat, operasional 100 persen berjalan di instalasi objek vital Nasional maupun lembaga penyalur Pertamina.
Yaitu di antaranya Fuel & LPG Terminal, Depot Pengisan Pesawat Udara (DPPU), Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk LPG (SPPBE), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pertashop, dan agen BBM/LPG.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2021, Brasto Galih Nugroho, Manager Communication, Relation, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Regional Jawa Tengah, Brasto Galih Nugroho menyatakan jaminan atas stok BBM, LPG, dan Avtur dalam kondisi aman sehingga kebutuhan konsumen akan pasokan energi dapat terpenuhi.
"Distribusi BBM, LPG dan avtur banyak dilakukan lintas kota/kabupaten menggunakan mobil tangki dan pipa," jelasnya dalam rilis tertulis, yang dikutip Senin (19/7/2021).
"BBM, LPG dan avtur di wilayah Jawa Tengah dan DIY dipasok dari Fuel & LPG Terminal, DPPU dan fasilitas booster BBM yang berada di beberapa lokasi seperti Kota Semarang, Kabupaten Blora, Kota Solo, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Tegal, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo," kata Brasto Galih Nugroho.
Dalam kesempatan ini, Pertamina mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak terkait seperti kepala daerah, kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas ESDM dan instansi terkait lainnya sehingga penyaluran BBM, LPG dan avtur dapat berjalan normal selama masa PPKM Darurat.
"Hingga saat ini ketersediaan BBM dan LPG aman di seluruh lembaga penyalur resmi Pertamina, seperti SPBU, Pertashop dan agen BBM/LPG," lanjutnya.
Pertamina berkomitmen penuh untuk mengatasi tren peningkatan penularan Covid-19.
Baca Juga: Konfirmasi Siapkan Delapan Model Mobil Listrik, Stellantis Gunakan Platform Baru
"Untuk itu operasional lembaga penyalur seperti SPBU, Pertashop, Agen BBM/LPG dan lainnya tetap berjalan normal dengan penerapan protokol kesehatan ketat," tandas Brasto Galih Nugroho.
Dan demi kemudahan dan kenyamanan dalam memperoleh produk BBM dan LPG, Pertamia mengimbau agar konsumen memanfaatkan layanan pesan antar atau Pertamina Delivery Service (PDS) melalui aplikasi MyPertamina atau dengan menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135.
Berita Terkait
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Pengacara Ungkap Fakta Mengejutkan: 99% Surat Tuntutan Kerry Riza Copas dari Dakwaan
-
Pengabdian di Garis Depan Energi: Gugurnya Sang Pilot Pembawa BBM Satu Harga
-
Persiapan Mudik Lebaran Michelin Ingatkan Pengendara Selalu Cek Tekanan Angin Ban
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet