Suara.com - Nissan dan Renault termasuk dalam Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi. Sebuah grup yang dahulu digagas taipan otomotif Carlos Ghosn. Saat itu Renault melemparkan pelampung buat Nissan untuk membantuk krisis keuangan.
Dikutip kantor berita Antara dari Grup Renault, Nissan menyumbang pendapatan 173 juta euro atau sekira Rp2,96 triliun untuk Grup Renault. Hal ini disebutkan dalam pengumuman pendapatan kuartal pertama Nissan untuk tahun fiskal 2021/2022 yang diumumkan Rabu (28/7/2021).
"Mengacu IFRS (International Financial Reporting Standards), Nissan akan memberikan kontribusi positif terhadap laba bersih kuartal kedua Grup Renault tahun 2021 yang diperkirakan 173 juta euro," demikian pernyataan tertulis Grup Renault.
Dalam pernyataan terpisah hari ini, Nissan melaporkan pendapatan bersih 2.008 triliun yen, laba operasi 75,7 miliar yen, dan margin laba operasi 3,8 persen. Sedangkan laba bersih pada kuartal pertama adalah 114,5 miliar yen.
Meski menghadapi tantangan berat di masa pandemi COVID-19, Nissan mampu membukukan laba berkat peningkatan kinerja di pasar Amerika Serikat dan beberapa negara lain.
Selain itu, Nissan juga menerapkan kinerja Nissan NEXT dan efektivitas perusahaan melalui strategi produksi selama kuartal pertama. Hasilnya adalah mampu meminimalkan dampak kekurangan chip semikonduktor pada kuartal pertama.
Meski demikian, Nissan menyatakan pasokan chip semikonduktor tetap menjadi tantangan untuk 2021 dan diperkirakan akan mempengaruhi volume penjualan di kuartal kedua.
Rencananya, Nissan akan merilis beberapa model baru agar bisa memberikan profit tahun ini. Sementara untuk tahun fiskal 2021/2022, pendapatan bersih diproyeksikan 9,75 triliun yen dan laba operasional 150,0 miliar yen.
"Kami akan memantau dan mengelola potensi risiko dengan hati-hati sambil terus meningkatkan kualitas penjualan dan menjaga kinerja keuangan secara disiplin," tukas Makoto Uchida, Chief Executive Officer (CEO) Nissan.
Baca Juga: Langka Pasokan Chip Semikonduktor, Renault Samsung Tangguhkan Produksi di Korea Selatan
Berita Terkait
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
-
6 Shio yang Diprediksi Hoki dan Mendapat Keberuntungan Finansial pada 24 Maret 2026
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026
-
5 Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater untuk Jangka Panjang
-
Bahaya Kebiasaan Memutar Gas Sambil Menahan Rem di Motor Matik yang Sering Disepelekan
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Termurah di Indonesia 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati di Indonesia Februari 2026
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut