Suara.com - Spakbor pada motor kerap kali menjadi bagian yang dicopot saat si kuda besi kesayangan tengah mengalami perombakan tampilan.
Entah pada aliran kustom, atau serba trondol ala motor balap drag, pencopotan bagian ini tentu membawa dampak siginifikan pada pemotor.
Bagi yang belum tahu, berikut adalah deretan fungsi spakbor motor seperti dilansir dari situs resmi Suzuki.
1. Melindungi Pengendara dan Penumpang dari Cipratan Air
Fungsi spakbor kolong yang pertama adalah untuk melindungi Anda dari cipratan air. Dalam kondisi ini, ketika motor Anda melewati sebuah genangan air, maka hal yang akan dilakukan spakbor adalah menghalangi cipratan baik yang berasal dari roda belakang atau depan.
2. Menambah Elegan Tampilan Motor Anda
Fungsi spakbor berikutnya adalah agar Anda bisa semakin percaya diri ketika berkendara. Desain spakbor yang sangat apik, elegan dan sporty, sehingga mampu menambah nilai estetika pada motor. Tapi jangan jadikan hal ini alasan untuk memasang spakbor abal-abal secara sembarangan.
Alangkah baiknya biarkan saja spakbor berada di posisi saat Anda membeli motor pertama kali. Alasannya karena pihak produsen sudah memikirkan matang-matang bagaimana spakbor dapat terpasang dengan tepat di motor tersebut dan sekaligus bisa berfungsi dengan baik.
3. Menambah Keamanan dan Kenyaman Pengendara
Baca Juga: Deretan Ulah Pemotor yang Pakai Helm dengan Cara Nyeleneh, Sudah Pernah Mencoba?
Selain dua fungsi yang sudah disebutkan, terdapa guna lain yaitu untuk menambah keamanan dan kenyaman dari pengendara. Jadi pihak produsen telah memikirkan mengapa desain spakbor harus mengikuti badan motor.
Sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 Pasal 40 bahwa spakbor merupakan komponen yang wajib terpasang di setiap kendaraan baik motor maupun mobil. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh menganggap remeh dengan melepas dan memasang spakbor.
4. Agar Aman dari Tilangan Polisi
Fungsi pemasangan spakbor yang lain adalah agar Anda terhindar dari tilangan polisi. Hal ini sebagaimana telah dijelaskan dalam peraturan pemerintah yang sudah disebutkan di atas.
Apabila pemotor melakukan pelanggaran dengan tidak menggunakan spakbor, maka bisa ditilang polisi.
Pihak kepolisian akan meminta Anda untuk membayar denda sebesar Rp 250.000. Atau yang paling parah adalah Anda akan dimasukkan ke dalam penjara paling lama 1 bulan. Sebenarnya hal ini juga berlaku untuk komponen lainnya seperti helm, surat-surat kendaraan, dan kelengkapan lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Strategi Kia Sales Indonesia Ekspansi Bisnis Mobil Korea di Pasar Otomotif Nasional
-
4 Pilihan Suzuki Ignis 2018, Urban SUV Sporty yang Irit Pas Buat Kantong Mahasiswa
-
Harga Kijang Innova Reborn Terbaru, Pilihan Bagi yang Belum Berminat Beralih ke Innova Zenix
-
5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek
-
Bukan Indonesia, Jepang Pilih Langganan Impor Mobil dari Negara Sebelah
-
40 Juta Dapat Mobil Apa? Cek 5 Rekomendasinya, Ada Sedan Hingga MPV
-
Yamaha Tawarkan Varian Warna Baru XMAX Connected, Harga Termurah Rp 68,2 Juta
-
5 Helm Bogo Retro Murah Mulai Rp100 Ribuan, Cocok untuk Hijabers dan Penggemar Gaya Klasik
-
5 Mobil Matic yang Kuat Nanjak Pegunungan, Punya Hill Assist dan Transmisi Lincah
-
Naksir Gran Max Bekas untuk Jadi Mobil Keluarga? Intip Dulu Kelemahannya