Suara.com - Mesin mobil yang cepat panas bisa menimbulkan kerusakan pada komponen-komponen di dalamnya. Dampak terbesar yang terjadi adalah mesin mobil tiba-tiba mati.
Uniknya, kebanyakan mesin cepat panas bukan karena mobil sudah tua, melainkan kelalaian pemakaian. Mengutip Suzuki Indonesia, ada beberapa penyebab mesin mobil cepat panas. Antara lain, mulai sirkulasi air radiator bermasalah, salah menggunakan cairan radiator, sampai kualitas oli.
Berikut selengkapnya, sembilan penyebab mesin mobil cepat panas:
1. Oli Mesin Berkurang karena Kualitasnya Buruk
- Oli mesin tak hanya bekerja sebagai pelumas komponen dalam mesin agar bisa bergesekan dengan mudah. Fungsi lain dari oli mesin juga sebagai pendingin, sehingga ketika terjadi gesekan kuat antarmesin, maka tidak terjadi overheat.
- Penyebab mesin mobil cepat panas bisa dikarenakan jumlah oli mesin berkurang akibat pemakaian. Oli mesin bisa menguap saat bersinggungan langsung dengan ruang pembakaran.
- Tak hanya itu saja, oli mesin juga akan menurun kualitasnya jika sudah lama digunakan. Apalagi jika sejak awal sudah menggunakan jenis oli palsu yang dijual murah.
2. Sirkulasi Air dalam Radiator Bermasalah
- Masalah pada radiator adalah hal yang umum dan perlu dicek ketika mobil mati akibat mesin panas. Setiap radiator harus memiliki sirkulasi yang lancar, jika terhambat maka akan mengganggu jalannya air radiator.
- Ketika sirkulasinya terhambat, maka radiator tidak lagi bisa bekerja untuk mendinginkan mesin mobil ketika dikendarai. Akibatnya mesin panas dan langsung naik suhunya sehingga terjadi overheat.
3. Salah Menggunakan Cairan Radiator
- Penyebab mesin mobil cepat panas yang selanjutnya juga bisa dikarenakan tidak pakai cairan radiator yang tepat. Bila menggunakan biasa, bisa saja mengandung kotoran termasuk logam serta mineral.
- Elemen kotoran ini yang akan menimbulkan endapan sehingga menyumbat saluran radiator. Hal ini jugalah yang menjadi penyebab utama saluran air menjadi terhambat. Perlu ditambahkan air radiator yang tepat dan rutin.
- Hindari menggunakan air biasa dan gunakan cairan yang mengandung coolant. Sehingga radiator bisa bekerja dengan baik.
4. Kebocoran pada Selang Radiator
- Selain penyumbatan pada saluran radiator, hal yang juga sering terjadi adalah kebocoran pada bagian selang. Kebocoran membuat air radiator cepat habis sehingga coolant tidak bekerja untuk mendinginkan mesin mobil.
- Selang bisa rusak karena penempatan yang kurang pas, bagian sambungan yang tidak kencang,atau masalah lainnya. Oleh karena itu jika mesin panas, cobalah cek setiap bagian selang radiator secara hati-hati.
- Masalah kebocoran ini bisa diatasi dengan mengganti selang yang baru. Pastikan bagian yang bocor sudah diatasi sebelum mobil digunakan kembali.
5. Kerusakan pada Water Pump
- Dalam sebuah radiator terdapat komponen yang disebut water pump. Komponen ini berfungsi sebagai pompa air sehingga sirkulasinya berjalan baik.
- Melalui komponen inilah air bisa terus berputar di seluruh radiator. Water pump rusak menjadi penyebab mesin mobil cepat panas yang mungkin saja terjadi, meski kecil kemungkinannya. Biasanya pada mobil lama, terdapat karat atau pengunci mulai rusak, sehingga water pump tidak dapat bekerja memompa water coolant.
6. Kipas Radiator Mati
Baca Juga: Tampil Keren Saat Menangkap Pencuri Mobil, Jordan Williams Tertegun Dapat Bonus Cincin
- Disebut sebagai Visco Fan, komponen ini berada di belakang radiator dan di sebelah kipas putaran mesin. Fungsi utamanya adalah untuk membuang udara panas yang keluar dari mesin.
- Kerusakan kipas radiator ini bisa disebabkan karena kipas belt putus atau bagian karet sudah keras terkena karat. Ketika kipas ini rusak, maka akan terjadi masalah pada sinyal yang dikirim ke Electric Control Unit.
7. Thermostat yang Tidak Berfungsi
- Setiap mobil selalu dilengkapi thermostat yaitu alat untuk mengukur suhu dalam mesin mobil. Alat ini dihubungkan langsung dengan sistem kerja alat radiator mobil.
- Ketika suhu mesin rendah, thermostat mampu mengatur supaya air berada dalam radiator. Ketika suhu mesin berubah menjadi panas, maka air radiator akan mengalir dan bekerja sebagai pendingin.
- Penyebab mesin mobil cepat panas lainnya adalah thermostat sudah rusak sehingga air radiator tidak mengalir ketika suhu mesin panas. Jika komponen ini rusak, cara satu-satunya adalah mengganti dengan yang baru.
8. Kerusakan pada Karet Tutup Radiator
- Masih berhubungan dengan sistem radiator, semua komponennya dalam mobil selalu dilengkapi tutup yang terbuat dari karet. Tujuan dari tutup ini adalah untuk membuat tekanan air dalam sistem tetap aman.
- Saat terjadi kerusakan pada bagian tutup ini, maka air dalam radiator akan keluar. Hal ini sama ketika selang radiator mengalami kerusakan. Tutup dari karet ini juga mudah rusak karena penggunaan.
- Lakukan pengecekan tutup radiator ketika mesin dingin agar air panas tidak menyembur. Tutup yang sudah getas hanya bisa diganti baru agar bisa kencang menutup.
9. Tidak Menggunakan BBM yang Tepat
- Penyebab terakhir ini sangat sepele, tetapi berpengaruh pada mesin mobil, yaitu cepat panas. Bahan bakar untuk mobil supaya kondisi mesin terawat dan melaju kencang adalah oktan tinggi.
- Sebagian besar orang masih menggunakan jenis BBM dengan oktan lebih rendah dari anjuran pabrikan. Padahal BBM dengan oktan rendah menjadi penyebab terjadinya knocking pada mobil.
Berita Terkait
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?
-
7 Penyebab HP Cepat Panas Kayak Setrikaan dan Cara Mengatasinya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif