Suara.com - Kekurangan chip global sepertinya benar-benar mendatangkan malapetaka bagi seluruh perusahaan otomotif global. Inilah dampak virus Corona di sektor otomotif.
Terbaru dalam jajaran carmaker yang mengalami kesulitan chip semi konduktor adalah General Motors. Perusahaan ini mengkonfirmasi bila pihaknya terpukul lebih dalam dari yang diperkirakan semula, akibat kelangkaan chip semikonduktor.
Dampak dari kekurangan chip sebelumnya diperkirakan akan menunda 100.000 unit produksi. Namun kekinian sudah hampir dua kali lipat dari angka semula.
"Perusahaan memperkirakan penurunan produksi sebanyak 200.000 unit mobil," ujar Paul Jacobson, Kepala Keuangan General Motors, dikutip dari Autoevolution.
Namun demikian, Jacobson juga memiliki beberapa kabar baik. Tahun depan kelangkaan chip diperkirakan mulai mengalami pemulihan.
"General Motors memiliki keyakinan 2022 akan menjadi tahun yang lebih stabil," ungkapnya.
Dan ia menggarisbawahi situasi bila ketersediaan chip semikonduktor membaik pun bakal belum bisa mengimbangi tahun sebelum terjadinya pandemi COVID-19.
Pasalnya perusahaan chip di seluruh dunia masih akan kesulitan menyelaraskan produksi mereka dengan tingginya permintaan global.
"Jadi sementara 2022 memang akan membawa perbaikan untuk rantai pasokan semikonduktor, tapi kekurangan chip tidak akan berakhir. Bahkan tidak sedikit perusahaan yang memperkirakan krisis akan berlanjut hingga 2023," tutup Paul Jacobson.
Baca Juga: Berlokasi di Utsunomiya, Honda Akan Uji Program Mobil Swakemudi untuk MaaS
Berita Terkait
-
GAIKINDO Pastikan Industri Otomotif Lokal Sanggup Penuhi Seluruh Kebutuhan Mobil Pick Up Nasional
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
KSPN Minta Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Dibatalkan, Ini Alasannya
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Lebih dari 5000 Unit Mobil Listrik Geely EX2 Siap Penuhi Jalanan Indonesia
-
Strategi Maxxis Perkuat Pangsa Pasar Luar Jawa Lewat Pendekatan Komunitas
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Seater untuk Mudik yang Bisa Lewati Berbagai Medan