Suara.com - Ambulans identik dengan sebuah mobil yang isi kabinnya cukup lega dan tentunya dilengkapi berbagai fasilitas kesehatan.
Biasanya, jenis mobil yang kerap digunakan untuk ambulans adalah mobil van karena memiliki kabin yang cukup luas. Namun, pernahkah kalian melihat mobil sport seperti Nissan GT-R dijadikan ambulans?
Mungkin hal tersebut terdengar tidak mungkin terjadi, mengingat dimensi mobil sport yang tidak cukup lapang. Walau begitu, tak disangka seorang dokter di Australia bernama Michael Livingston ingin merealisasikannya.
Dilansir dari Carbuzz, dokter ini bisa dibilang memiliki ide gila menjadikan Nissan GT-R menjadi mobil ambulans.
Ide tersebut muncul karena dirinya pernah menyelamatkan nyawa seorang gadis berusia satu tahun pada awal tahun lalu gara-gara bisa berkendara berkecepatan tinggi di jalan. Namun, Livingston pun mengaku jika hal ini sekaligus memang bisa mengancam nyawanya.
Sang dokter menyadari, Nissan GT-R miliknya bukanlah mobil darurat sehingga tidak dilengkapi dengan rotator dan sirine. Oleh karenanya, ia berpotensi besar mengalami kecelakaan di jalan raya.
"Saya harus mempertaruhkan diri saya saat mengemudi dengan kecepatan tinggi. Mengapa saya tidak diberi hak istimewa yang sama dengan layanan darurat lainnya? Itu membuat saya gugup untuk meminta model ini dan harus selalu berdoa untuk perjalanan yang mulus," Michael Livingston.
Ia pun berpikir bagaimana kalau mobil sport ini didaftarkan ke Departemen Transportasi Australia sebagai kendaraan darurat. Jika disetujui, mobilnya akan dipasangi rotator dan sirine.
Namun, Departemen Transportasi Australia rupanya menolak Nissan GT-R sebagai mobil ambulans. Hal ini lantaran bisa menimbulkan kekhawatiran serta menyebabkan bahaya di jalanan.
Baca Juga: Bikin Penasaran, Ternyata Ini Sebabnya Banyak Mobil Mewah Terbengkalai di Dubai
Jika dijadikan ambulans, mobil sport ini bisa menimbulkan cedera yang cukup parah untuk pasien. Khususnya jika terjadi benturan, kaca depan akan pecah dan mengenai penumpang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi