Suara.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan tidak menutup peluang bila platform baru yang digunakan All-New Toyota Avanza dan All-New Veloz akan digunakan untuk model lain.
"Platform ini (Avanza dan Veloz) akan digunakan di berbagai model. Karena satu platform untuk beberapa model pasti akan lebih efisien dan ekonomis," ujar Bob Azam, Director of Administration PT TMMIN, saat peluncuran All-New Toyota Avanza dan All-New Toyota Veloz.
Bob Azam menambahkan, saat ini Toyota sudah mengubah kebijakan untuk mengurangi emisi. Jadi akan ada perkembangan teknologi yang membuat emisinya lebih baik dari model sebelumnya.
"Mobilnya bisa macam-macam. Karena memang Toyota menyediakan semua model untuk setiap negara," terangnya.
Sedangkan untuk di Indonesia, sambung Bob Azam, Toyota akan berusaha mensukseskan program pemerintah untuk mengurangi emisi. Salah satunya Toyota akan mengkonversi model yang ada dengan elektrifikasi.
Ditargetkan pada 2025, 40 persen mobil Toyota sudah ada elektrifikasi. Di 2030, semua model sudah ada elektrifikasinya.
Kendati demikian, pada kesempatan ini Bob Azam belum bersedia memberi informasi model apa yang akan dikonversi menjadi kendaraan elektrifikasi. Namun ia berharap model yang memang diproduksi di Indonesia.
"Kita harap dari model-model yang kita kembangkan di Indonesia," tutup Bob Azam.
Sebagai informasi, All-New Veloz menggunakan platform baru Front Engine – Front Wheel Drive (FF) dipadukan New Developed Suspension yang mengoptimalkan geometri suspensi depan dan belakang serta karakteristik spring rate dan damper.
Baca Juga: Dari Pembukaan GIIAS 2021: Menko Perekonomian Sebutkan B30 dan Mobil Listrik Sel Hidrogen
Platform baru ini disebutkan mampu memberikan stabilitas pengendalian yang prima dan kenyamanan berkendara.
Berita Terkait
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru
-
Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
Chery Tiggo Cross CSH Terbakar Hebat di Tol, Sistem Keamanan Jadi Pertanyaan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125