Suara.com - Stephane Peterhansel, jawara reli yang dijuluki Mr Dakar, menang terakhir di Reli Dakar di nomor roda empat. Atau tiga dekade setelah kemenangan perdana yang dicapainya bersama tunggangan roda dua di 1991.
Dikutip dari kantor berita Antara, Stephane Peterhansel menjadi satu-satunya pereli yang pernah memenangi reli di Afrika, Amerika Selatan, dan Asia. Dengan kemenangan di Reli Dakar sebanyak 14 kali.
Kekinian di Reli Dakar 2022 yang berlangsung 1-14 Januari, langkah Stephane Peterhansel sempat tertinggal dari kontestan lain. Penyebabnya, Audi e-tron, mobil listrik andalannya mengalami kecelakaan.
Akan tetapi kegigihannya telah membawa pereli veteran asal Jerman itu bisa merebut etape 10. Tentu saja, ia bangga. Apalagi tunggangannya adalah mobil listrik kategori hybrid.
"Saya bukan pemburu etape, namun kekinian setiap driver Audi telah memenangi etape, dan ini hasil fantastis," ungkap Stephane Peterhansel.
"Ketika Carlos (Sainz) menjadi pereli pertama yang memenangi etape Dakar dengan mobil elektrik, itu adalah suatu pencapaian, sekarang kami mengonfirmasi performa itu.,' imbuhnya berbahagia.
Dan Carlos Sainz Sr., menambah selebrasi Audi dengan finish sebagai runner-up hari ini.
"Ini menjadi dukungan moral yang baik, terlebih karena kami mengawali reli dengan start yang rumit," tambah Stephane Peterhansel.
"Kami harus menang pada 2023. Kegagalan bukanlah pilihan," tandasnya.
Baca Juga: Terjadi Ledakan Hingga Lantai Mobil Koyak, Reli Dakar 2022 Mendapatkan Ancaman Terorisme?
Berita Terkait
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Hybrid vs PHEV: Mobil Mana yang Paling Jarang Masuk Bengkel?
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?