Suara.com - Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pemerintah akan melanjutkan pemberian insentif untuk sektor otomotif serta properti.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan telah menandatangani perpanjangan insentif pajak untuk kedua sektor ini.
"PMK otomotif dan perumahan kedua-keduanya sudah saya paraf sekarang, pengundangan mendapatkan nomor dari Kemenkumham. Kalau hari ini selesai langsung diumumkan hari ini," jelas Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers KSSK, Rabu (2/2/2022).
Untuk diketahui, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut banyak orang membeli properti dan mobil setelah pemberian insentif. Hal ini tercermin dari nilai penjualan kedua sektor otomotif dan properti pada 2021.
"Kebijakan yang diberikan ke sektor tertentu, sektor properti dan otomotif, hal ini memberikan dampak yang positif bagi kedua sektor tersebut," lanjut Sri Mulyani.
Dari sisi sektor otomotif, Menteri Keuangan juga melihat bahwa insentif yang diberikan membuat banyak orang membeli mobil baru.
Hal ini terlihat, dengan kebijakan bebas pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), penjualan mobil pada 2021 mencapai Rp 97,45 triliun.
"Pencapaian ini sejalan peningkatan penjualan mobil di 2021, 863,3 ribu apabila dibanding penjualan 578,3 ribu pada 2020. Dukungan KSSK terhadap sektor perbankan merupakan paket kebijakan untuk pemulihan ekonomi melalui kebijakan intermediasi perbankan," kata Sri Mulyani.
Adapun tujuan insentif pajak untuk produk otomotif, Pemerintah memberlakukan kebijakan relaksasi pajak atau Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah atau PPnBM DTP 100 Persen hingga pemungkas 2021. Tujuannya adalah terus menghidupkan sektor industri otomotif.
Baca Juga: Kembangkan Industri Pariwisata Otomotif, Kemenparekraf Bekerja Sama dengan IMI
Berita Terkait
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T
-
BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya