Suara.com - Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi-Pemeliharaan Jalan Tol PT Hutama Karya Dwi Aryono Bayuaji menyebutkan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement di Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar tingkatkan kesadaran berlalu lintas di tol.
"Semoga dengan pemasangan ETLE ini dapat menaikkan kesadaran masyarakat dalam mengendalikan laju kendaraan sehingga menimbulkan suasana berkendara yang aman dan nyaman di jalan tol," katanya, di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Rabu.
Dia mengatakan bahwa rencana penerapan ETLE telah dimulai sejak September 2021 berkoordinasi dengan Polda Lampung guna menekan angka fatalitas kecelakaan akibat kendaraan yang melaju melebihi batas.
"Berkat dukungan berbagai pihak, pada akhir Desember 2021 sistem speed gun yang terintegrasi dengan ETLE Nasional pada JTTS dapat mulai dioperasikan sekarang," katanya.
Dia mengatakan bahwa kecepatan melebihi batas menjadi salah satu pemicu kecelakaan yang kerap terjadi di JTTS. Hal ini karena kurangnya kesadaran pengendara di jalan tol terhadap aturan batas kecepatan.
"JTTS ini telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Maka kita harus bijak dalam memanfaatkan JTTS, salah satunya berkendara dengan tertib mematuhi aturan di jalan tol mengenai batas kecepatan," katanya.
Dwi mengatakan bahwa sebelumnya guna menumbuhkan kesadaran pengguna jalan tol, Hutama Karya telah melakukan beberapa inovasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat yang di antaranya Operasi Microsleep yang dilakukan sejak 2020.
"Hal ini cukup memberikan dampak positif dengan adanya penurunan kecelakaan pada tahun berikutnya. Namun demikian kami merasa perlu ada peningkatan kesadaran dalam mematuhi peraturan berkendara di jalan tol agar kecelakaan yang diakibatkan laju kendaraan tersebut dapat ditekan, salah satunya bekerja sama dengan Polda Lampung dalam penerapan tilang elektronik," ujarnya.
Sementara itu, Wadirlantas Polda Lampung, AKBP Muhammad Ali, mengungkapkan kehadiran tilang elektronik di JTTS dapat menghadirkan dan meningkatkan keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas.
Baca Juga: Tidak Bayar Denda Tilang Elektronik di Tol Trans Sumatera, Pajak Kendaraan Diblokir
"Dengan adanya ETLE, maka masyarakat akan lebih waspada karena ada kamera yang dapat mendeteksi berbagai jenis pelanggaran lalu lintas," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa sistem tilang elektronik ini menjadi pendukung bukti kasus kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas yang terjadi di jalan tol. Upaya penekanan hukum yang transparan melalui ETLE dapat mencegah penyalahgunaan wewenang, sekaligus pemanfaatan teknologi informasi dengan menyajikan data kendaraan bermotor dengan otomatis.
"Kamera ETLE baru terpasang di JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar KM 108 Jalur A dan B yang dapat merekam berbagai jenis pelanggaran lalu lintas, yakni laju kecepatan dan sabuk pengaman," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
12 Dosa di Jalan Raya yang Bikin STNK Kendaraanmu Mendadak Diblokir
-
Siasat Tutupi Pelat Nomor Kendaraan Tak Lagi Ampuh, Kamera ETLE Kini Identifikasi Wajah Pengendara
-
Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026
-
SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan
-
Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?