Suara.com - Sebagai bentuk sanksi ekonomi atas invasi Rusia ke Ukraina, sederet industri otomotif meninggalkan pasar negara bernama lengkap Rossiyskaya Federatsiya atau Federasi Rusia. Antara lain General Motors, Ford Motor Company, Toyota, Mitsubishi, Volkswagen, Volvo Cars, Daimler Truck, Volvo AB, Nokian Tires, Mercedes-Benz, Honda, Mazda, British Petroleum (BP), Harley-Davidson, dan seterusnya.
Akan tetapi di sisi lain, perusahaan otomotif Guangzhou Automobile Group (GAC) dari China memperluas jaringan penjualannya di negara itu.
Dikutip kantor berita Antara dari kantor berita Rusia, TASS, GAC siap hadir di beberapa kota dalam wilayah Federasi Rusia di tahun ini. Antara lain di ibu kota Moskow, juga ke Yekaterinburg, Rostov, Tyumen, serta Tver.
GAC Motor ingin memperluas jaringan penjualan di Rusia karena penjualannya tercatat stabil dan cenderung berkembang di negara itu.
Adapun pemilihan Moskow, Yekaterinburg, Tver, Tyumen, serta Rostov sebagai lokasi dealer dikarenakan kota-kota ini memiliki akses mobilitas yang luas dengan berbagai kota kecil di sekitarnya, sehingga memungkinkan GAC mendapatkan konsumen baru dari segmen ini.
Selain membuka dealer, GAC menyiapkan jaringan purna jual di Rusia. Dan kekinian belum disebutkan model mobil yang akan dijual di Negeri Beruang Merah.
Berdasar laman resmi GAC, model yang tersedia adalah kategori sedan, mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) Sport Utility Vehicle (SUV), serta mobil keluarga atau Multi-Purpose Vehicle (MPV).
Antara lain sedan GAC GA4, GA6 dan GA8. Lantas SUV GS3, GS4, GS5, GS6, GS7, dan GS 8. Kemudian MPV GN6 dan GN8, dan EV GAC GE3.
Baca Juga: Terkendala Pasokan Komponen, Perusahaan Mobil Rusia Avtovaz Hentikan Produksi
Tag
Berita Terkait
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
Motul Indonesia Lakukan Penyesuaian Harga Pelumas Sebagai Respon Hadapi Situasi Geopolitik Global
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak
-
Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini