Suara.com - Merawat sepeda motor sangat penting, tetapi lebih penting lagi jika kita mengetahui komponen apa saja yang perlu diperiksa rutin agar mengurangi biaya tak perlu.
Ada daftar komponen motor yang wajib dicek rutin, untuk memastikan bahwa tunggangan kamu selalu siap digeber dan juga untuk tahu, komponen mana saja yang harus diperbaiki atau diganti.
Berikut adalah daftar komponen motor yang wajib dicek rutin menurut Suzuki:
- Sistem Penerangan
- Pengereman
- Sistem kemudi
- Oli mesin
- Oli gardan dan CVT
- Rantai dan gear
- Kabel gas dan kopling
- Kondisi ban
Berikut penjabarannya:
Sistem Penerangan
Pemeriksaan dapat dilakukan dari hal yang paling mudah yaitu kondisi penerangan seperti lampu depan, lampu sein, dan lampu pengereman, apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Apabila salah satu dari lampu tersebut tidak berfungsi dengan baik atau mati, pengendara dapat mengganti dengan lampu yang baru di bengkel terdekat. Selain penerangan, fungsi dari klakson juga harus diperhatikan, karena apabila klakson tidak berfungsi dengan baik dapat membahayakan pengendara maupun orang lain.
Sistem Pengereman
Rem merupakan salah satu komponen paling penting untuk diperiksa sebelum berkendara. Lakukanlah pemeriksaan kondisi rem, seperti kanvas rem, minyak rem, dan kaliper. Saat sepeda motor melaju di jalanan yang licin, pastikan menggunakan rem secara perlahan agar terhindar dari kemungkinan terpeleset. Apabila kanvas rem sudah tipis atau aus, sebaiknya segera ganti dengan yang baru.
Sistem Kemudi
Pemeriksaan kemudi harus dilakukan untuk memastikan kenyamanan saat berkendara. Komstir atau steering harus dalam kondisi baik sehingga dapat menyeimbangkan stang sepeda motor serta meminimalisir getaran. Begitu pula bearing roda serta engine mounting mesin harus dipastikan dalam keadaan baik. Hal ini dilakukan agar pengendara bisa tetap stabil saat melaju sehingga tetap nyaman dan aman ketika melakukan perjalanan.
Oli Mesin
Oli mesin harus dicek dan diganti secara berkala untuk memastikan kinerja mesin tetap optimal dan tahan lama. Selain itu, pengendara juga harus memperhatikan filter oli agar sirkulasi oli ke bagian mesin berjalan lancar dan dianjurkan untuk diganti maksimal 4 bulan sekali.
Meskipun sepeda motor jarang digunakan, sebaiknya penggantian oli mesin harus tetap dilakukan. Hal ini untuk menghidari penurunan kualitas Oli yang dapat berakibat buruk terhadap kendaraan
Baca Juga: Kendaraan Warna Doff? Ini Tips Merawat Motor Agar Tampil Keren
Oli Gardan dan CVT
Untuk motor matik, pengendara harus memperhatikan penggantian oli gardan setiap 2-3 kali ketika melakukan penggantian oli mesin atau ketika sepeda motor sudah menempuh jarak 8.000 – 10.000 km. Oli gardan merupakan salah satu komponen vital yang harus diperhatikan pengendara yang memiliki sepeda motor matik.
Selain itu, pengendara harus melakukan pemeriksaan CVT dan penggantian gasket CVT setiap 3 kali ganti oli mesin atau ketika sepeda motor sudah menempuh jarak 12.000 km. Pastikan belt, roller masih dalam keadaan baik. Bila bagian dalam CVT sudah retak dan roller sudah tidak rata, segera ganti untuk mengembalikan performa motor matik.
Rantai dan Gear
Bagi pengendara sepeda motor bertransmisi manual, harus memeriksa kondisi rantai dan gear. Apabila kondisi gear sudah lancip dan rantai sudah kendur, maka pengendara sebaiknya melakukan penggantian di bengkel resmi Suzuki terdekat.
Kabel Gas dan Kopling
Pengendara harus memperhatikan kondisi kabel gas dan kopling (bagi sepeda motor bertransmisi manual), pastikan kabel gas dan kopling tidak mengalami kerusakan atau seret. Apabila terjadi kerusakan, pengendara harus segera memeriksakan ke bengkel resmi, karena hal ini dapat memicu kabel cepat putus akibat adanya gesekan.
Kondisi Ban
Pehatikan tekanan angin ban yang diisi sesuai dengan kebutuhan ban. Apabila terlalu kempis akan membuat sepeda motor menjadi berat dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih banyak. Kemudian apabila ban sudah mengalami kebotakan, maka gantilah dengan yang baru. Hal ini untuk menjaga keselamatan pengendara agar terhindar dari kecelakaan karena jalanan yang licin saat musim hujan.
Berita Terkait
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: APV Ungguli Ertiga, Ini Mobil Terlaris Suzuki
-
Mobil Listrik Murah Suzuki Siap Mengaspal, Dimensi Mirip Karimun Wagon R
-
Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda