Suara.com - Sebagai tonggak baru dalam perjalanan transformasi menjadi produsen mobil listrik atau Electric Vehicle (EV), raksasa Jerman Volkswagen membangun pabrik lagi. Berlokasi di dekat pabrik utama di Wolfsburg, tempat ini disiapkan sebagai fasilitas produksi baru untuk mobil listrik Volkswagen Trinity.
Dikutip kantor berita Antara dari laman resmi Volkswagen, investasi untuk pabrik baru tadi mencapai 2 miliar euro atau sekitar Rp 31,24 triliun. Dan siap menjadi komponen kunci dari program modernisasi terbesar dalam sejarah lokasi utama Volkswagen.
Pekerjaan konstruksi di distrik Warmenau di Wolfsburg, Jerman itu dimulai awal musim semi 2023 dengan mempertimbangkan hukum bangunan dan lingkungan. Sehingga demikian, situs baru akan memenuhi standar lingkungan yang tinggi.
Sementara informasi tentang Volkswagen Trinity EV sendiri adalah produk netral karbon, yang dibangun menggunakan metode manufaktur paling inovatif. Produk EV ini diproduksi mulai 2026.
Oleh karena itu, fasilitas baru dengan proses yang dioptimalkan akan menjadi model untuk transformasi bertahap dari produksi di pabrik utama Wolfsburg. Juga di semua pabrik Volkswagen di seluruh dunia.
"Kami menetapkan tolok ukur dalam industri otomotif dengan Trinity, dan pabrik baru, serta mengubah Wolfsburg menjadi mercusuar global untuk produksi kendaraan mutakhir dan efisien. Ini menegaskan kembali bahwa transformasi ekonomi Jerman sebagai pusat industri dapat dicapai," jelas Ralf Brandstätter, Chief Executive Officer (CEO) Volkswagen , dalam pernyataan resmi, yang dikutip Senin (7//3/2022).
Disebutkan pula bahwa Volkswagen Trinity adalah pelopor baru untuk armada serba-listrik Volkswagen. Juga titik akselerasi dalam menghasilkan mobil listrik dengan baterai yang memiliki waktu pengisian jauh lebih singkat dan jangkauan lebih dari 700 km.
Serunya lagi, Volkswagen Trinity secara teknis dilengkapi software mutakhir, yang secara teknis siap mengemudi secara otonom level 4.
Perusahaan berlogo VW ini juga menetapkan standar produksi Volkswagen Trinity adalah 10 jam per kendaraan.
Baca Juga: Hyundai dan Genesis Targetkan Jual Gabungan 1,87 Juta Mobil Listrik pada 2030
Berita Terkait
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat!
-
7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?