Suara.com - Jepang menerapkan aturan baru untuk pengguna skuter listrik setelah parlemen memberlakukan undang-undang tentang kendaraan satu ini pada Selasa (19/4/2022). Yaitu tidak lagi dibutuhkan lisensi bagi pengguna skuter listrik.
Dikutip kantor berita Antara dari Kyodo, aturan baru untuk skuter listrik dengan kecepatan maksimum 20 km per jam adalah bagian dari amandemen undang-undang lalu lintas jalan yang disahkan oleh DPR Jepang.
Amandemen juga mencakup aturan baru untuk layanan mobilitas otomatis "Level 4" seperti bus tanpa pengemudi. Rencananya kendaraan ini bakal diperbolehkan penggunaannya oleh pemerintah di area yang ditentukan.
Sebelum amandemen ini, skuter listrik diklasifikasikan sebagai sepeda motor, yang memerlukan lisensi untuk menunggangnya.
Tiket lalu lintas atau semacam tilang atau denda dikenakan bagi mereka yang melanggar larangan menggunakan skuter listrik di bawah usia 16 tahun. Juga bagi pihak penyedia kendaraan ini yang dipakai pengendara di bawah umur.
Peraturan terkait skuter listrik akan berlaku dua tahun mendatang. Sedangkan swakemudi atau mengemudi otomatis akan diterapkan satu tahun lagi.
Skuter listrik yang dimaksudkan di Jepang adalah mirip yang populer di Eropa. Semacam skateboard dilengkapi setang dan pengendara berdiri dengan kelengkapan helm.
Adapun operasionalnya, menggunakan jalur kendaraan dan sepeda, juga akan diizinkan di trotoar selama kecepatan dijaga 6 km per jam.
Selain peraturan skuter listrik, pemerintah akan memberikan perizinan untuk layanan mobilitas otomatis. Antara lain bus swakemudi, untuk mulai beroperasi dalam tahun fiskal 2022, yang berlangsung Maret tahun depan.
Baca Juga: Hati-Hati, Baterai Skuter Listrik Mulai Jadi Incaran Pencuri
Penyedia layanan harus menyerahkan rencana operasional kepada komisi keselamatan publik di tingkat prefektur untuk persetujuan. Bila melakukan pelanggaran seperti tidak melaporkan kecelakaan, maka akan dihukum.
Sebagai catatan, teknologi mengemudi otonom atau swakemudi diklasifikasikan ke dalam lima level, mulai dari level 1, yang memungkinkan kemudi, akselerasi, atau pengereman menjadi otomatis, hingga level 5 yang sepenuhnya otomatis.
Berita Terkait
-
Grup Neraka Terbukti! 2 Lawan Timnas Indonesia U-17 Kini Bentrok di Final Piala Asia U-17 2026
-
Buat Kaget! Film Hello Kitty Mulai Digarap Sutradara Ultraman: Rising
-
BYD Siap Invasi Jepang, Punggawa Nissan pun Direkrut
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand: Babak Belur di Piala Asia 2027?
-
Punya Pengalaman Bungkam Jepang dan Qatar, John Herdman Pede Pimpin Timnas Indonesia ke Piala Asia
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Riding PCX 160 ke Desa Wisata Krebet, Sinergi Astra Motor Yogyakarta Dukung Kelestarian Batik Kayu
-
Lebih Sporty dari Wuling Air EV? EV Hatchback Ini Pamer Muka Baru, Siap Rusak Harga Pasar!
-
Menanti Subsidi Baru Pemerintah Saat Pilihan Motor Listrik di Indonesia Semakin Membeludak
-
Honda Grom 2026 Meluncur dengan Gaya Balap Namun Minim Pembaruan Teknis pada Sektor Mesin
-
IBC Fokus Riset Kembangkan Paten Baterai EV yang Sesuai dengan Kebutuhan Indonesia
-
Nggak Cuma Destinator: Xpander dan Xpander Cross Juga Promo di Mei 2026, Begini Ketentuannya
-
Viral Misteri Porsche Macan Rp 2,6 Miliar Gunakan Pelat Dinas, Benarkah Milik Aparat Berpangkat?
-
Strategi Harga BYD M6 DM Demi Tekuk Toyota Veloz Hybrid di Segmen MPV Elektrifikasi
-
Tak Perlu Cas! Honda Gandeng LG Hadirkan Sistem Tukar Baterai di Vietnam
-
Strategi Honda Cetak Mekanik Profesional dari Sekolah Melalui Pos AHASS TEFA