Suara.com - Departemen Transportasi Britania Raya atau DfT (Department for Transportation) memasang target untuk menertibkan kendaraan yang menggunakan knalpot brong atau non-standar. Tujuannya meminimalkan suara bising yang dihasilkan.
Pemerintah setempat dijadwalkan akan memasang kamera khusus di empat wilayah di seluruh England dan Wales untuk memantau kendaraan yang masih menggunakan knalpot bising.
"Kami ingin warga yang bermukim di jalanan paling bising di seantero Britania Raya, yang tidak bisa beristirahat akibat kendaraan digeber dan menimbulkan suara knalpot bising bisa tertolong dengan sistem ini," ujar Grant Shapps, Sekretaris Departemen Transportasi Britania Raya, dalam sebuah pernyataan dikutip dari Ride Apart.
Ia menambahkan, sejauh ini sudah terlalu lama para pengemudi dengan kendaraan bising mengganggu ketenangan umum. Jadi tiba saatnya pelaku penyebab suara bising ditindak.
"Sudah menjadi tugas bersama untuk menjaga ketenangan dan suara tidak berisik di ruas-ruas jalan sekitar permukiman," tandasnya.
Menurut survei Departemen Transportasi Britania Raya, polusi suara bisa menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat. Polisi berhak mengeluarkan denda berdasarkan undang-undang yang berlaku.
Departemen Transportasi menyatakan bahwa kamera detektor kebisingan mampu mengumpulkan bukti yang diperlukan bagi pihak berwenang untuk menindak pemilik kendaraan dengan knalpot brong.
Termasuk sepeda motor dan mobil dengan sistem pembuangan gas yang tidak sesuai standar.
Lewat uji coba yang dilakukan, pemerintah berharap dapat mengembangkan lebih lanjut teknologi ini ke sejumlah titik lainnya.
Baca Juga: Viral Pemotor Geber Knalpot Brong Saat Salat Id, Yuk Pahami Lagi Aturan Soal Saluran Gas Buang
Perusahaan yang terlibat dalam proyek ini akan menguji berbagai sistem pengukuran kebisingan untuk menyempurnakan perangkat detektor. Sehingga hasilnya lebih akurat untuk mendeteksi alat bukti penyebab polusi suara. Yaitu knalpot bising.
Berita Terkait
-
Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran
-
Tragedi Karnaval Sound Horeg: Guru Muda Meninggal, Netizen Murka Bandingkan dengan Knalpot Brong
-
Mengapa Sentimen Anti-Muslim Meroket di Britania Raya ?
-
Berdampak ke Kesehatan, Inisiatif Keberlanjutan Ini Bantu Kurangi Polusi Suara di Lingkungan Sekolah
-
Makassar Lebih Tenang! Ribuan Knalpot Brong Dimusnahkan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya