Suara.com - Kerajaan Arab Saudi sebagai investor Lucid Motors, bagian dari Lucid Group mendominasi nominal pendanaan untuk kelangsungan hidup carmaker mobil listrik ini.
Dikutip kantor berita Antara dari The Verge, pada 2017 investor itu menggelontorkan 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Kekinian, Lucid Motors menyatakan memiliki 5,4 miliar dolar AS sebagai cadangan tunai untuk membuat perusahaannya tetap berjalan hingga 2023.
Kuartal pertama, Lucid Motors melaporkan kerugian 81 juta dolar AS, sementara laba atas penjualan mencapai 58 juta dolar AS. Tahun lalu, ketika pendapatan perusahaan hampir nol, Lucid melaporkan kerugian 2,9 miliar dolar AS.
Meski demikian, Lucid Motors tetap dinanti para pencinta mobil mewah. Buktinya adalah Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK mencapai lebih dari 30 ribu pemesan.
Para pemegang SPK ini menjadi pasar potensial yang mampu membantu Lucid MOtors mendapatkan 2,9 miliar dolar AS dari penjualan produk.
Sementara di kuartal terakhir tahun lalu, perusahaan yang berbasis di Newark, California ini mengumumkan merevisi ekspektasi produksi tahunan. Yaitu menjadi 12.000 kendaraan dari prediksi awal 20.000 kendaraan.
Sampai sekarang, di kuartal pertama 2022 Lucid Motors baru mengirimkan 360 unit mobil listrik kepada pelanggannya.
Dan dibutuhkan penyesuaian tarif atau harga baru agar permintaan pasar bisa sesuai dengan kemampuan produksi.
Mulai 1 Juni 2022, harga mobil mewah Lucid Air gres dari pabrik dinaikkan menjadi 154.000 dolar AS atau setara Rp 2,2 miliar untuk Air Grand Touring (sebelumnya 139.000 dolar AS atau setara Rp 2 miliar).
Lengkapnya:
- Lucid Air Grand Touring 54.000 dolar AS atau setara Rp 2,2 miliar dari 139.000 dolar AS atau Rp 2 miliar
- Lucid Air Touring 107.400 dolar AS atau setara Rp 1,5 miliar dari 95.000 dolar AS atau setara Rp 1,3 miliar)
- Lucid Air Pure 87.400 dolar AS atau setara Rp 1,2 miliar dari 80.000 dolar AS atau setara Rp 1,1 miliar
Dari semua peningkatan itu, setidaknya ada peningkatan rata- rata sebesar 11 persen dari harga sebelumnya.
Meski demikian untuk model terbaru itu Air Grand Touring Performance yang diumumkan dua pekan lalu akan tetap dijual seharga 179.000 dolar AS atau setara Rp 2,6 miliar.
Peter Rawlinson, Chief Executive Officer (CEO) Lucid Motors mengatakan perusahaan tetap memberikan harga sebelum kenaikan kepada pelanggan yang telah melakukan reservasi.
Hal ini menjadi cara agar untuk menjadi performa perusahaan. Dan kondisi serupa juga pernah dihadapi Rivian Incorporation, sesama pemain kendaraan mobil listrik dari Amerika Serikat.
"Saya ingin meyakinkan para pemegang reservasi kami, bahwa harga lama tetap berlaku untuk pemesanan baru yang dilakukan sebelum akhir bulan. Untuk memastikan keadilan dan prioritas, kami akan menghubungi para pemesan dan mengunci harga saat model pesanan sudah tersedia," jelasnya.
Selain itu, Peter Rawlinson juga menyampaikan optimisme tentang produksi Lucid Motors untuk Kerajaan Arab Saudi.
Selain menggelontorkan dana, negara ini juga teken kontrak kesepakatan pembelian 100.000 unit mobil produk Lucir Motors.
"Salah satu pembelian kendaraan listrik terbesar dan kami senang dapat mendukung Arab Saudi dalam mencapai tujuan keberlanjutan dan ambisi nol bersih dengan membawa EV mewah canggih kami ke Arab Saudi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo Kembali Bersinar, Cetak Gol untuk Al-Nassr usai Absen Dua Laga
-
Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter
-
Ingin Kampung Haji Sukses, Danantara Gaet Perusahaan Arab Saudi
-
Harry Kane akan Kaya Raya jika Terima Tawaran Klub Arab Saudi, Gaji Dua Kali Bayern Munich
-
Fakta di Balik Pembangunan Kampung Haji Indonesia, Apa Untungnya Buat Jemaah?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza