Suara.com - Fédération Internationale de l'Automobile atau FIA memberikan persetujuan regulasi mesin untuk balap single seater tertinggi di dunia, Formula 1 atau F1.
Dikutip kantor berita Antara dari laman resmi FIA, peraturan ini akan diterapkan pada 2026. Peningkatan tenaga listrik dan penggunaan 100 persen bahan bakar berkelanjutan menjadi dua aspek kunci untuk peraturan baru ini.
Menurut peraturan yang berlaku sebagai regulasi pada 2026, sumber tenaga atau power unit jet darat F1 tetap mempertahankan konfigurasi mesin internal engine V6, kapasitas 1,6L.
Kemudian pemakaian Motor Generation Unit Heat atau MGU-H dihilangkan, sedangkan keluaran tenaga dari Energy Recovery System akan ditingkatkan menjadi 350 kW.
"Regulasi ini dimaksudkan agar memungkinkan dan menarik pendatang baru untuk bergabung dalam kompetisi olah raga ini," demikian disebutkan FIA di laman resminya.
Kemudian untuk roll hoop, FIA menjadikan insiden kecelakaan di F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone 2022 sebagai kajian. Yaitu saat jet darat Alfa Romeo yang dipiloti Zhou Guanyu tercabik akibat gesekan mengenai aspal dalam kecepatan tinggi saat terbalik.
Oleh karena itu, roll hoop akan didesain dengan permukaan yang bulat.
Selain itu, FIA juga mengatakan Dewan Motor Sport Dunia (WMSC) telah memperbarui peraturan teknis 2022 dan 2023 untuk menyikapi masalah keselamatan.
Khususnya fenomena osilasi vertikal atau porpoising mulai F1 GP Belgia pada akhir Agustus serta standar keselamatan rool hoops, menyusul kecelakaan Zhou Guanyu tadi.
Baca Juga: Dari GIIAS 2022: Pabrik Chery Sudah Mulai Beroperasi, TIGGO 8 Pro Jadi Model Pertama
"Keselamatan adalah prioritas tertinggi bagi FIA, dan kami telah mencurahkan waktu dan sumber daya yang begitu besar untuk analisis dan resolusi dari masalah porpoising," papar presiden FIA Mohammed Ben Sulayem.
"FIA jelas memiliki kewajiban untuk bertindak dan memastikan bahwa para driver tidak berada dalam risiko cedera yang tidak semestinya akibat fenomena ini," tandasnya
Kemudian,tunggangan single seater F1 di musim balap 2023 akan memiliki lantai yang lebih tinggi 15mm, kompromi yang disepakati para tim F1 setelah FIA mengusulkan peningkatan 25mm.
Adanya beberapa perubahan peraturan yang dilakukan FIA tadi dikabarkan sejumlah media dibuat agar sejumlah brand dari Volkswagen Group ikut bergabung ke balap F1.
Disebutkan pula bahwa Porsche berencana untuk mengambil 50 persen saham Red Bull Technology, perusahaan yang membangun jet darat pemimpin klasemen F1 musim ini.
Christian Horner, pimpinan tim Red Bull dalam F1 GP Hungaria bulan lalu mengungkapkan sudah ada diskusi konstruktif bersama Porsche, namun masih banyak rintangan yang harus dilewati.
Audi juga disebut-sebut mendekati Sauber, perusahaan yang menjalankan tim Alfa Romeo.
Beberapa tim seperti Ferrari dan Red Bull tidak memiliki masalah porpoising dan menyebut usulan awal soal dek atau lantai hanya akan menguntungkan sejumlah tim yang gagal membangun tunggangan balapnya dengan baik di tahun ini.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Emosional! Mengintip Ruang Ganti Norwegia Menuju Piala Dunia 2026 Lewat Dokumenter Terbaru
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
9 Jadwal Piala Dunia 14-15 Juni 2026 sesuai WIB, Ada Belanda vs Jepang
-
Bagaimana Cara Nonton Piala Dunia 2026 di FolaPlay? Ini Panduan untuk Warga Indonesia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD
-
4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC