Suara.com - Sebanyak 45.000 kendaraan roda empat memanfaatkan ruas tol Bengkulu - Taba Penanjung secara gratis sepanjang 23 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023.
Dikutip dari kantor berita Antara, PT Hutama Karya perwakilan Bengkulu mencatat rata-rata kendaraan yang melintas di ruas tol Bengkulu-Taba Penanjung sekitar 2.000 hingga 2.100 kendaraan setiap hari.
"Saat ini, puluhan ribu kendaraan yang telah memanfaatkan ruas tol Bengkulu-Taba Penanjung secara gratis," jelas Medya Gustian, Branch Manager Tol Bengkulu-Taba Penanjung di Kota Bengkulu, Rabu (11/1/2023).
Mulai 12 Januari 2023, tol Bengkulu - Taba Penanjung mulai dikenakan biaya. Seperti golongan I sekitar Rp 22 ribu, golongan II dan II Rp 33 ribu, golongan IV dan V sebesar Rp 44 ribu dari pintu masuk Tol Bengkulu ke Taba Penanjung begitupun sebaliknya.
"Mulai 12 Januari pukul 00.00 tarif tol mulai diberlakukan sesuai dengan instruksi dari regulator atau Kementerian PUPR," ujar Medya Gustian.
Ia mengimbau agar pengguna jalan memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melintas Tol Bengkulu-Taba Penanjung, guna menghindari penumpukan antrean di gerbang tol.
Untuk kendaraan yang diperbolehkan menggunakan ruas jalan, seperti kendaraan bermuatan seperti batu bara bak terbuka, diesel bak terbuka, maupun kendaraan roda empat lainnya dengan bak terbuka dilarang.
"Mobil pribadi dilarang melintas jika bermuatan di bagian atap tanpa adanya pengikat atau pengamanan dan kendaraan bermuatan bak terbuka tidak layak," imbau Medya Gustian.
Untuk kendaraan yang mogok di jalan tol, pihaknya akan menyediakan mobil derek dengan kapasitas 18 ton dan 25 ton yang akan dibawa hingga gerbang terdekat tanpa dikenakan biaya.
Sebelumnya, jalan tol Bengkulu-Taba Penanjung mendapatkan Uji Laik Fungsi (ULF) pada 13-14 April 2022 dan uji coba dioperasikan secara fungsional pada saat momen mudik Lebaran 2022 dengan 45 ribu kendaraan yang melintas.
Trans Sumatera ruas Lubuklinggau–Curup–Bengkulu membentang 95 km dan terbagi dalam tiga seksi. Yaitu:
- Taba Penanjung–Bengkulu memiliki panjang 17,6 km
- Kepahiang–Taba Penanjung 23,7 km
- Lubuk Linggau–Kepahiang 54,5 km.
Berita Terkait
-
Pertamina Patra Niaga Tindaklanjuti Pelanggaran Penyaluran BBM Subsidi di Cianjur
-
Krisis Iklim Hantam Pabrik Kertas Jerman: Energi Hijau Jadi Penyelamat?
-
Ada Demo Besar Ojol, Gojek Pastikan Aplikasi Beroperasi Normal
-
Teknologi 3D Printing Berkembang Pesat di Indonesia, Ubah Cara Industri Beroperasi
-
Ikuti Titah Prabowo, Bahlil: Hari Ini Pengecer LPG 3 Kg Kembali Beroperasi!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Rekomendasi Mobil Bekas untuk Pensiunan yang Tak Mau Repot Perawatan
-
5 SUV Murah dengan Harga Stabil Mulai 70 Jutaan Januari 2026, Performa Kencang
-
Terpopuler: Manuver Kia setelah Seperempat Abad di Indonesia, Segini Bea Balik Nama Terbaru
-
Kia Indonesia Siapkan Fase Baru demi Memperkuat Eksistensi di Industri Otomotif Nasional
-
Honda Matic Paling Murah Apa? Ini 4 Rekomendasinya
-
Biaya Balik Nama Mobil Bekas 2026 Beserta Syarat yang Harus Disiapkan
-
4 Rekomendasi Motor Listrik Kebal Banjir dan Awet, Cocok untuk Musim Hujan!
-
Pajak Opsen Jadi Tantangan Industri Sepeda Motor Indonesia Tahun 2026
-
Apa Saja Motor Bekas 2 Jutaan yang Bisa Dibeli? Cek 5 Opsinya di Sini!
-
Anak Dapat SIM di 2026? Ini 5 Rekomendasi Motor Bekas Murah Ramah Pemula