Otomotif / Mobil
Sabtu, 09 September 2023 | 07:25 WIB
All-New Toyota Kijang Innova Zenix G dan V dilengkapi dua pilihan mesin yakni bensin dan hybrid, dan varian Q hanya dibuat dalam versi mesin hybrid [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menegaskan komitmen terhadap pengembangan kendaraan rendah emisi di Indonesia.

Komitmen Toyota terhadap produk ramah lingkungan bahkan sudah diwujudkan melalui kehadiran beberapa model mobil listrik hingga yang berbahan bakar etanol.

“Tidak hanya BEV (Battery Electric Vehicle), tetapi kami juga memperkenalkan ‘Hybrid Electric Vehicle’ dan di GIIAS kemarin kami juga memperkenalkan 100 persen kendaraan bermotor dengan bahan bakar bioetanol,” ujar Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto saat mengisi acara bertajuk “Indonesia Sustainability Forum” di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (8/9/2023).

Lebih lanjut, Nandi menegaskan, Toyota menaruh perhatian terhadap industri otomotif berbasis ramah lingkungan. Di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 kemarin, Toyota juga memamerkan Fortuner E100 yang mengandalkan bahan bakar bioetanol.

Menurut Nandi, energi terbarukan untuk kendaraan bermotor sangat diperlukan untuk menggantikan sumber daya fosil yang selama ini masih digunakan masyarakat, khususnya di Indonesia.

Oleh karena itu, Toyota berinovasi dengan memproduksi ragam jenis kendaraan bermotor listrik dan bahan bakar terbarukan lainnya untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

“Sejak kami memperkenalkan Innova Hybrid tahun lalu, kami siap memproduksi hampir 20 ribu unit Innova Hybrid. Selanjutnya, kami juga siap memproduksi kendaraan hybrid dengan model lainnya,” terang Nandi.

Sebagai informasi, Toyota Indonesia telah mengeluarkan setidaknya tiga jenis kendaraan bermotor dengan tiga sumber daya terbarukan, yakni HEV (Hybrid Electric Vehicle), BEV (Battery Electric Vehicle), dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Untuk HEV, terdapat tiga model utama kendaraan yang dihadirkan, yakni MPV, sedan, dan SUV. 

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Elektrifikasi Transportasi untuk Atasi Polusi Udara

Selain itu, ada BEV atau mobil listrik murni yang sepenuhnya mengandalkan tenaga baterai untuk bergerak dan pengisian daya dilakukan melalui external charger. Untuk seri tersebut, sejauh ini baru tersedia model SUV yang sudah menggunakan teknologi BEV.

Terakhir, ada PHEV yang saat ini tersedia dalam model sedan dan SUV. “Dengan peluncuran Innova, kami dapat menurunkan emisi karbon hingga 50 persen,” pungkas Nandi.

Load More