Suara.com - Pernah menemui saluran gas buang alias knalpot sepeda motor mengeluarkan asap tipis? Kondisi ini bisa terjadi, bila pengguna biasa mengisi pelumas atau oli yang bukan asli alias pakai produk palsu.
Dikutip dari rilis resmi Wahana Honda, ada beberapa hal yang membuat konsumen menggunakan pelumas atau oli palsu.
Biasanya karena dipasarkan lebih murah, kedua adalah bonus ini dan itu yang membuat konsumen terpana.
Oli palsu memiliki efek berantai yang bikin mesin motor rusak, selanjutnya bisa merembet kepada isi dompet yang lebih terkuras karena si pemilik motor harus membiayai layanan servis lebih banyak dibandingkan kondisi biasanya.
Efek dari pemakaian oli palsu ini tak terjadi secara instan atau cepat. Biasanya, pemakai tidak segera sadar.
Jadi, amati ciri-ciri berikut, yang menunjukkan telah terjadi pemakaian oli palsu:
- Knalpot mengeluarkan asap tipis karena ada tumpukan seperti lumpur cokelat di bagian part atau komponen di head silinder.
- Kalau dipegang rasanya seperti oli mesin, namun mengandung lumpur sebagai yang hasil dari pemakaian oli palsu.
- Oli palsu diduga bisa membuat sil-sil yang ada di dalam mesin menjadi keras dan membuat ring piston macet.
- Sehingga, selain membuat mesin motor rusak tentunya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk biaya servis atau pergantian part.
- Bila sudah waktunya oli motor diganti, sebaiknya berkunjung ke bengkel AHASS. Lakukan pemeriksaan sekaligus perawatan motor berkala secara rutin di bengkel AHASS.
- Tujuannya agar seluruh fitur dan komponen sepeda motor termasuk ban tetap bisa bekerja secara optimal.
- Ada baiknya memanfaatkan pula layanan booking service dan layanan kunjung AHASS untuk kebebasan waktu dalam melakukan service.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Menyelamatkan Akal Sehat: Penggunaan AI Berguna atau Bahaya?
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Cara Ampuh Jaga Konsumsi BBM Tetap Irit dengan Rutin Uji Emisi
-
Cara Yamaha Privater Racing Team Dongkrak Tenaga Motor di Motoprix 2026
-
Indonesia Jadi Negara Pertama Luncurkan OMO-X Smart Motor Listrik Berbasis AI
-
Riding PCX 160 ke Desa Wisata Krebet, Sinergi Astra Motor Yogyakarta Dukung Kelestarian Batik Kayu
-
Lebih Sporty dari Wuling Air EV? EV Hatchback Ini Pamer Muka Baru, Siap Rusak Harga Pasar!
-
Menanti Subsidi Baru Pemerintah Saat Pilihan Motor Listrik di Indonesia Semakin Membeludak
-
Honda Grom 2026 Meluncur dengan Gaya Balap Namun Minim Pembaruan Teknis pada Sektor Mesin
-
IBC Fokus Riset Kembangkan Paten Baterai EV yang Sesuai dengan Kebutuhan Indonesia
-
Nggak Cuma Destinator: Xpander dan Xpander Cross Juga Promo di Mei 2026, Begini Ketentuannya
-
Viral Misteri Porsche Macan Rp 2,6 Miliar Gunakan Pelat Dinas, Benarkah Milik Aparat Berpangkat?