Suara.com - Ban merupakan salah satu bagian mobil yang sering diabaikan, namun memiliki peran penting dalam keselamatan Anda di jalan raya.
Salah satu faktor terpenting yang memengaruhi performa ban adalah tekanan udara di dalamnya.
Tapi, berapa sebenarnya tekanan angin yang ideal untuk ban mobil Anda? Begini patokannya menurut Carparts.
Tekanan Angin Ideal
Menurut para ahli, tekanan angin yang ideal untuk ban mobil berada di kisaran 32 hingga 35 PSI (Pounds per Square Inch) untuk sebagian besar kendaraan.
Ini adalah standar yang direkomendasikan oleh produsen ban dan mobil. Namun, Anda masih bisa menjaga tekanan di kisaran 28 PSI sebagai minimum yang aman.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tekanan Ban
- Suhu Udara: Suhu udara dapat memengaruhi tekanan ban. Pada pagi hari ketika udara dingin, tekanan ban cenderung turun karena kontraksi karet. Namun, saat ban mulai berputar, gesekan akan menghangatkan karet, dan tekanan ban akan kembali normal.
- Kelembaban: Kelembaban atau kebocoran perlahan di ban bisa menjadi penyebab penurunan tekanan udara secara bertahap. Pastikan untuk memeriksa kondisi selang ban secara berkala.
- Lubang: Lubang atau paku yang menancap di ban bisa membuatnya kehilangan tekanan secara instan.
Hindari Tekanan Ban Rendah
Tekanan ban yang rendah tidak hanya memengaruhi kenyamanan berkendara, tetapi juga keselamatan Anda di jalan raya. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa melakukan hal berikut:
Baca Juga: Kenalan dengan Odometer, Lengkap Fungsi dan Jenisnya
- Periksa secara Berkala: Integrasikan pemantauan tekanan ban sebagai bagian dari rutinitas perawatan kendaraan Anda. Periksa tekanan ban setidaknya dua kali dalam sebulan, dan pastikan untuk memeriksa juga tekanan pada ban cadangan.
- Gunakan Alat Ukur Tekanan Ban: Alat ukur tekanan ban dapat membantu Anda memeriksa tekanan ban dengan cepat dan mudah. Alat ini tersedia dengan harga yang terjangkau di toko-toko otomotif lokal.
Memahami dan memperhatikan tekanan angin pada ban mobil Anda adalah langkah penting dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara Anda.
Dengan menjaga tekanan ban dalam batas yang direkomendasikan, Anda dapat memastikan kinerja optimal ban dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Berita Terkait
-
Kenalan dengan Odometer, Lengkap Fungsi dan Jenisnya
-
Hyundai Indonesia Setia dengan Baterai Nikel, Enggan Pakai LFP Meski Murah
-
Tambah Jarak Tempuh Mobil Listrik, Hyundai dan Kia Kembangkan "Sayap"
-
Rivalnya Digoyang Banyak Skandal, VW Malah Gagal Kuasai Pasar Mobil Global
-
Penjualan BYD Meroket, Ternyata Ini Kuncinya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil