Suara.com - Vinfast Indonesia, agen pemegang merek mobil Vinfast di Tanah Air, akan mengembangkan sistem subscription atau berlangganan baterai di Indonesia sama seperti di sejumlah negara lain tempat perusahaan mobil listrik atau EV asal Vietnam itu beroperasi.
CEO VinFast Indonesia Tran Quoc Huy, dalam perbincangan di arena IIMS 2024 di JI Expo, Jakarta pekan ini, mengatakan bahwa seperti di Amerika Serikat dan Vietnam, sistem berlangganan atau sewa baterai akan tetap diterapkan.
"Vinfast menerapkan model berlangganan baterai di semua pasar. Karena kami percaya model itu akan memberikan manfaat terbaik bagi konsumen," terang Tran Quoc Huy, dalam pameran yang berlangsung hingga 25 Februari mendatang tersebut.
Tran Quoc Huy menjelaskan keunggulan sistem berlangganan adalah konsumen tak perlu pusing lagi soal baterai, karena diurus oleh Vinfast Indonesia.
"Satu hal tentang EV saat ini, orang khawatir soal baterai. Harganya mahal. Untuk ganti baterai dengan yang baru sangat mahal. Karenanya kami menerapkan sistem langganan," terang dia.
Meski demikian di Indonesia, lanjut Tran Quoc Huy, pihaknya akan menerapkan model berlangganan yang lebih fleksibel dibandingkan dengan di negara lain. Kebijakan itu diambil karena kondisi pasar Tanah Air yang lebih unik.
"Kami punya beberapa paket saat ini. Di negara lain, seperti di Vietnam, kami menerapkan paket di bawah 300 km dan di atas 300 km. Tetapi di Indonesia kami akan terapkan yang lebih fleksibel," beber dia.
Sayang ia belum bisa merinci paket-paket berlangganan baterai di Indonesia, karena Vinfast Indonesia masih terus mempelajarinya lebih lanjut.
Lebih lanjut Tran Quoc Huy mengatakan, pihaknya juga akan terus mengedukasi pasar Indonesia tentang model penyewaan baterai dan paket-paket yang akan tersedia di Tanah Air.
Baca Juga: VinFast Gandeng 5 Mitra Dealer, Ekspansi Bisnis dari Jakarta, Medan dan Batam
"Butuh waktu untuk edukasi market. Tetapi konsumen sudah pintar, mereka sudah tahu yang terbaik," pungkas dia.
Vinfast sendiri saat ini sudah meluncurkan enam mobilnya di Indonesia. Tran Quoc Huy sebelumnya mengatakan mobil-mobil listrik Vinfast di Indonesia akan dijual mulai di kisaran harga Rp 250 juta.
Berita Terkait
-
Suzuki Ertiga Hybrid Cruise Hadir Sebagai Varian Tertinggi, Ini yang Berbeda...
-
Hyundai Pamerkan Tiga Mobil Baru di IIMS 2024
-
Komitmen ke Jokowi, Pabrik Vinfast di Indonesia Dibangun Tahun Ini Juga
-
Wuling Bawa Semangat Drive For A Green Life Melalui Lini Produk dan Promo di IIMS 2024
-
Wuling Tampilkan Eksterior dan Interior Cloud EV Pertama Kali ke Publik di IIMS 2024
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim