Suara.com - PT Federal International Finance (FIF), anak perusahaan PT Astra International Tbk--salah satu perusahaan publik terbesar di Indonesia, terdiri dari 283 anak perusahaan, yang terdiversifikasi menciptakan sinergi dan peluang di seluruh sektor industri termasuk otomotif, jasa keuangan, dan pertambangan--dan masuk sebagai unit bisnis Astra Financial mengumumkan laporan keuangan tahun lalu.
Dikutip dari rilis resmi FIFGROUP sebagaimana diterima Suara.com, perusahaan ini mencatat laba bersih sebesar Rp 4,1 triliun pada 2023.
Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 29,4 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan dengan 2022, di mana laba bersihnya mencapai Rp 3,2 triliun.
Pencapaian kinerja perusahaan ini merupakan yang pertama kali sejak FIF berdiri pada 1989.
"Pencapaian ini berkat dukungan positif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk konsumen, karyawan, lembaga pemerintah yang terkait, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas, masyarakat, media, serta lembaga lainnya," sambut Margono Tanuwijaya, Presiden Direktur PT Federal International Finance (FIF).
Untuk itu ia mengucapkan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan atas dukungan dan kontribusi positif yang telah diberikan kepada perusahaan.
Pencapaian ini adalah bentuk dedikasi dan komitmen perusahaan dalam mewujudkan visinya, yaitu menjadi Pemimpin Industri yang Dikagumi Secara Nasional.
"Keberhasilan ini tentunya dapat diraih dengan semangat kolaborasi dan ketekunan yang ditunjukkan oleh seluruh karyawan perusahaan, serta berkat dukungan dari para pemangku kepentingan untuk FIF dalam mewujudkan visi ini," lanjutnya.
Dalam sektor otomotif Nasional, FIFGROUP memberikan layanan kredit sepeda motor untuk brand Honda. Diproduksi PT Astra Honda Motor, pembiayaan antara lain meliputi model New Honda Stylo 160 dan motor listrik Honda EM1 e: and Honda EM1 e: Plus.
Baca Juga: Penjualan Motor Astra Melonjak 22 Persen pada 2023
Dengan dukungan dari lima brand services FIF, yaitu FIFASTRA, SPEKTRA, DANASTRA, FINATRA, dan AMITRA, Perseroan berhasil meraih pencapaian positif pada 2023.
Sebagai contoh, FIFASTRA, yang menyediakan layanan pembiayaan sepeda motor Honda, mencatat pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan sebesar 26,0 persen secara yoy pada 2023, mencapai Rp 26,9 triliun dibanding 2022 yang mencatatkan nilai penyaluran pembiayaan sebesar Rp 21,4 triliun.
Kontribusi dari FIFASTRA terhadap pencapaian nilai penyaluran pembiayaan FIF melampaui 60 persen.
Selain itu, dari segi jumlah unit sepeda motor Honda yang didanai, FIF melalui FIFASTRA juga membukukan pembiayaan kepada 1,6 juta unit pada 2023, naik sebesar 28,3 persen secara yoy dibandingkan dengan 2022 yang mencapai 1,2 juta unit.
Sedangkan brand services FIF yang melayani pembiayaan multiguna, yaitu DANASTRA, tercatat pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan pada 2023 menjadi Rp 13,4 triliun, atau naik sebesar 7,9 persen secara yoy dibandingkan dengan 2022 yang mencatatkan nilai pembiayaan sebesar Rp 12,4 triliun.
Dilihat dari jumlah unit yang didanai, terdapat pertumbuhan sebesar 4,5 persen secara yoy pada 2023 menjadi 1,43 juta unit dibanding periode yang sama pada 2022 yang mencapai 1,36 juta unit.
Berita Terkait
-
BTN Catatkan Laba Bersih Rp 2,91 Triliun Hingga November 2025
-
KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh
-
Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil
-
Fundamental, PANI jadi Salah Satu Emiten Properti Terkuat di Pasar Modal
-
Citi Indonesia Catat Laba Bersih Rp2,3 Triliun pada Triwulan III 2025, Apa Pendorongnya?
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Apakah Daihatsu Sirion 2015 Layak Dibeli di 2026? Mesin Setangguh Xenia, Harga di Bawah 90 Juta
-
5 Mobil Keluarga 7 Seater Paling Jempolan, Beli di Awal Tahun Lebih Untung
-
5 Mobil Listrik dengan Aura Jeep Rubicon, SUV Gagah ala Off-Road yang Tangguh
-
Bosan dengan Supra? Ini 5 Motor Bebek yang Mesinnya Bandel dan Penuh Gaya
-
Harga Mepet Agya Baru, Performa Rasa Destinator: Intip Harga Wuling Almaz Bekas dan Pajaknya
-
Daihatsu Bego Ini Mobil Apa? Mesin Bandel Mudah Dirawat, Ini Fakta Uniknya
-
Jakarta-Semarang Cuma Butuh Ongkos Listrik 70 Ribu: Intip Fakta Menarik Wuling Cloud EV Bekas
-
Yakin Pilih Veloz Terbaru? Segini Harga Nissan Terra Bekas dan Pajak Tahunannya
-
Mengenal si Retro Mewah Kawasaki Estrella 250: Pajaknya Berapaan? Segini Konsumsi Bensinnya
-
5 Mobil Bekas 2 Baris di Bawah Rp 100 Juta, Pilihan Pas untuk Keluarga Kecil