Kondisi Jalan Kurang Mendukung
Semakin berbahaya jika terjadi di jalur pegunungan yang naik-turun. Jalan seperti ini membutuhkan kemahiran berkendara yang baik dan kondisi kendaraan yang prima. Salah satu yang sering terjadi adalah rem mobil blong karena overspeed.
Jangan lupa kondisi jalan tol sekalipun tidak luput dari lubang dan jalan berlombang yang berbahaya jika dilewati dengan kecepatan tinggi. Risikonya fatal, mulai dari kerusakan kaki-kaki mobil hingga kecelakaan karena mobil tidak terkendali.
Desain Jalan Sesuai Keamanan Berkendara
Keberadaan jalan sudah dirancang sedemikian rupa dan disesuaikan dengan keamanan kendaraan. Jalan dirancang untuk kecepatan tertentu, baik lebar maupun konturnya. Untuk itu, setiap jalan pasti ada rambu mengenai batas kecepatan maksimum yang aman.
Pengguna Jalan Lain Kurang Tertib
Masih banyak pengguna jalan yang mengemudi ugal-ugalan. Seperti pindah lajur seenaknya tanpa memastikan situasi di belakang aman. Ada pula pengemudi yang berkendara terlalu pelan sehingga berisiko kena tabrak dari belakang.
Untuk itu, demi keselamatan berkendara di jalan, patuhi aturan dan rambu lalu lintas yang telah ditetapkan. Terutama batas kecepatan sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Kondisi Mobil Belum Tentu Prima
Baca Juga: Penampakan Pierre Abraham Si Supir Fortuner Pake Baju Tahanan, Diancam 6 Tahun Penjara!
Kondisi komponen mobil bisa turun akibat usia pakai atau penggunaan mobil yang kurang apik. Hal itu bisa membuat kemampuan mobil melaju di kecepatan tinggi dapat berkurang sehingga memicu kecelakaan. Solusinya adalah servis berkala di bengkel resmi Toyota untuk mempertahankan kondisi mobil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian
-
Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal