Dalam kode 215/17/R20 63S, P185/70/ R14 88S, 205/50/R16 91V, dan P225/50/R17 98H, kita bisa menyaksikan kombinasi seperti '63S', '88S' hingga '98H'.
Indeks beban dan peringkat kecepatan, atau deskripsi layanan, adalah angka yang mengikuti ukuran ban. Indeks beban memberi tahu Anda berapa banyak beban yang dapat ditopang ban saat dipompa dengan benar. Indeks beban berkisar antara 75 - 105 untuk ban penumpang.
Peringkat kecepatan H diwakili oleh huruf mulai dari A hingga Z. Setiap huruf menunjukkan kecepatan maksimum yang dapat dipertahankan ban berdasarkan kapasitas beban yang direkomendasikan. Mengutip laman Daihatsu, terdapat 10 indeks berat beban yang diterapkan pada ban mobil yaitu angka 62 hingga 100.
- Angka 62: Pada ban dengan indeks berat beban 62, menunjukkan bahwa beban maksimal yang dapat ditumpu oleh ban tersebut sebesar 265 kg.
- Angka 63: Beban maksimal 272 kg.
- Angka 64: Beban maksimal 285 kg.
- Angka 66: Beban maksimal 300 kg
- Angka 68: Beban maksimal 315 kg
- Angka 70: Beban maksimal 335 kg
- Angka 73: Beban maksimal 365 kg
- Angka 75: Beban maksimal 387 kg
- Angka 80-89: Beban maksimal 450-580 kg.
- Angka 90-100: Beban maksimal 600-800 kg.
Deskripsi '98H' menunjukkan bahwa beban maksimal yang dapat ditumpu oleh ban tersebut sebesar 600 hingga 800 kg.
Huruf terakhir merupakan kode batas kecepatan maksimal yang diterapkan pada ban mobil. 'H' berarti kecepatan maksimum pada 210 km/jam sementara 'S' berarti kecepatan maksimun ban mobil 180 km/jam. Berikut sembilan kode batas maksimal yang tertera berdasarkan huruf:
- Huruf Q: maksimal 160 km/jam
- Huruf S: maksimal 180 km/jam
- Huruf T: maksimal 190 km/jam
- Huruf U: maksimal 200 km/jam
- Huruf H: maksimal 210 km/jam
- Huruf V: maksimal 240 km/jam
- Huruf W: maksimal 270 km/jam
- Huruf Y: maksimal 300 km/jam
- Huruf Z: menunjukkan kecepatan ban mobil di atas 240 km/jam
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun