Suara.com - PT Sokonindo Automobile, pemegang merek SERES, terus memperkenalkan SERES E1, mobil listrik berbasis baterai sebagai solusi kendaraan ramah lingkungan area perkotaan.
Dalam acara bertajuk SERES E1 Media Fun Drive, Suara.com berkesempatan untuk menjajal mobil listrik dengan harga termurah untuk saat ini.
Perjalanan dimulai dari dealer SERES yang berada di Cikupa, Kabupaten Tangerang dengan titik pemberhentian akhir di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.
Sepanjang pengujian, kesan pertama yang dirasakan saat menjajal SERES E1 adalah dimensi yang kompak. Dimensi mobil yang tidak terlalu besar membantu pengemudi saat melintasi jalur perkotaan ataupun saat memasuki jalan tol.
Selain itu tenaga yang dihasilkan juga cukup responsif ketika diajak untuk berakselerasi. Hanya saja memang bagian suspensi terasa sedikit kurang nyaman meskipun masih dalam tahap wajar, mengingat ukuran ban yang digunakan.
Saat memasuki jalan tol, pengemudi bisa sangat terbantu dengan sudah tersematnya fitur cruise control.
Dengan kondisi jalan yang tidak begitu padat, tim berusaha memaksimalkan fitur ini mencari konsumsi listrik yang lebih hemat.
Kecepatan SERES E1 sengaja diatur pada kecepatan 40 - 65 km/jam. Alhasil dengan total jarak tempuh sejauh 90,1 km daya baterai yang tersisa masih berada di angka 67 persen dengan sisa jarak tempuh 143 km.
Sedangkan konsumsi listrik yang digunakan berada di angka 6,1 kWh/100 km. Dan yang perlu menjadi catatan, sepanjang perjalanan mode berkendara yang digunakan adalah Eco tanpa berpindah ke mode D ataupun S.
Baca Juga: Harga BYD Bulan November 2024, Mobil Listrik Terlaris di Indonesia
Secara keseluruhan, mobil listrik SERES E1 cukup mendukung untuk penggunaan harian di dalam kota. Harga yang ditawarkan juga cukup kompetitif dengan banderol mulai dari Rp189 juta atau masih di bawah harga Wuling Ait EV tipe paling murah.
SERES E1 sendiri ditawarkan dalam dua pilihan type, yakni type B dibekali baterai litium dengan kapasitas 13,8 kWh dan jarak tempuh maksimal 180 KM, serta dapat diisi 10-90 persen menggunakan soket AC Type 2 hanya dalam waktu 3,5 jam. Motor penggeraknya berada di belakang dengan tenaga yang dihasilkan setara 33,5 hp dan torsi di 100 Nm.
Sedangkan SERES E1 Type L memiliki baterai litium dengan kapasitas 16,8 kWh dan jarak tempuh maksimal di 220 KM, dan dapat diisi 10-90 persen menggunakan soket AC Type 2 hanya dalam waktu 4 jam. Motor penggeraknya memiliki tenaga 40,2 hp dan torsi 100 Nm.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Seater untuk Mudik yang Bisa Lewati Berbagai Medan
-
Mobil Bekas Tak Segera Balik Nama, Ini Risiko yang Mengintai Pemilik Baru
-
Persiapan Lebaran 2026, 4 Rahasia Cari Aman Naik Motor di Tengah Hujan Badai