2. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB)
Biaya ini muncul kalau kamu beli motor bekas atau ganti nama kepemilikan. Besarnya berbeda-beda di setiap daerah, tapi umumnya maksimal **12% dari NJKB** sesuai UU HKPD.
3. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ)
Ini adalah kontribusi untuk dana jaminan kecelakaan yang dikelola oleh PT Jasa Raharja.
- Motor (roda dua): Rp35.000
- Mobil (roda empat): Sekitar Rp143.000 (tergantung jenis kendaraannya)
4. Biaya Administrasi (ADM)
Ini adalah biaya untuk pengurusan perpanjangan STNK atau perubahan data kendaraan. Meski kecil, tetap harus diperhatikan dalam total perhitungan pajak.
5. Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Kalau telat bayar pajak, siap-siap kena denda sebesar 25% dari PKB per tahun keterlambatan, ditambah denda SWDKLLJ. Jadi, jangan sampai telat, ya!
Mengenal Tarif Progresif Pajak Kendaraan
Mungkin kamu pernah denger istilah tarif progresif. Ini berlaku kalau kamu punya lebih dari satu kendaraan dengan nama pemilik yang sama. Tujuannya untuk mengurangi kemacetan dan mendorong penggunaan kendaraan umum.
Berikut contoh tarif progresif:
- Kendaraan pertama: 2% dari NJKB
- Kendaraan kedua: 2,25% dari NJKB
- Kendaraan ketiga: 2,75% dari NJKB
- Kendaraan keempat dan seterusnya: 3,25% dari NJKB
Baca Juga: Servis Gratis untuk Pejuang Informasi, Cara Unik Astra Motor Yogyakarta Rayakan Hari Pers 2025
Tarif ini dihitung berdasarkan data kepemilikan yang terdaftar dengan nama pemilik yang sama. Jadi, kalau punya lebih dari satu motor atas nama kamu, siap-siap bayar pajak lebih mahal!
Cara Alternatif Cek Pajak Motor
Selain lewat STNK, ada cara lain yang lebih praktis buat cek pajak motor:
1. Aplikasi Samsat Online: Unduh aplikasi resmi dari Samsat sesuai daerah tempat tinggalmu.
2. Website Samsat: Cek melalui situs resmi Samsat provinsimu.
3. SMS Gateway: Beberapa daerah menyediakan layanan cek pajak via SMS, tinggal ketik format yang sesuai dan kirim ke nomor yang ditentukan.
Kenapa Harus Cek Pajak Motor?
Cek pajak motor itu penting biar nggak kaget waktu bayar dan terhindar dari denda. Selain itu, STNK yang pajaknya mati bisa bikin kena tilang saat razia, lho!
Jadi, yuk cek pajak motor secara rutin dan pastikan selalu membayar tepat waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
5 Mobil Bekas Keluarga Harga di Bawah Rp70 Juta, Irit Bahan Bakar Cocok untuk Mudik
-
Kemenhub Dukung Kewajiban Rem ABS di Semua Motor Baru
-
Spesifikasi Wuling Starlight 560: SUV Murah Rp100 Jutaan Sekencang Pajero Sport
-
BYD Akan Luncurkan Mobil PHEV di Indonesia, Akui Infrastruktur SPKLU Masih Kurang
-
Sensasi Berkendara Skutik Premium dari 'Kacamata' Pengendara Perempuan
-
5 Penyebab Aki Motor Sering Tekor, dari Kebocoran hingga Kelebihan Beban
-
5 Mobil Keluarga Bekas Mulai Rp70 Jutaan, Irit dan Kabin Luas
-
Jangan Sampai Diteror DC! Ini Cara Cek Motor Bekas Masih Kena Leasing atau Tidak
-
Yamaha 'Jejali' Fitur Canggih NMAX TURBO di Maxclusive The Premium Ride
-
Menguji Ketangguhan Yamaha NMAX TURBO dalam Gelaran MAXCLUSIVE The Premium Ride