Suara.com - Perusahaan otomotif asal Tiongkok, Xpeng, meluncurkan Xpeng X9 yang dibekali dengan teknologi megemudi otonom untuk pasar global.
Chief Executive Office Xpeng, He Xiaopeng, mengatakan bahwa, tidak seorang pun dapat menghentikan gelombang kemajuan. Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan berkembang pesat, mengubah industri, dan membentuk kembali dunia.
Di Xpeng, AI berada tepat di inti DNA perusahaan. Peningkatan AI Tech Tree pada strategi perusahaan menggandakan kekuatan AI, sebagai solusi energi, dan kecerdasan yang diwujudkan.
"Dengan mengintegrasikan ini, kami bertujuan untuk membangun ekosistem masa depan kendaraan listrik pintar, robot humanoid, dan mobil terbang. Ini akan menentukan dekade berikutnya dari inovasi Xpeng dan, yang terpenting, membuat masa depan mobilitas dapat diakses oleh semua orang," ujar He Xiaopeng, dalam Xpeng Global Brand Night di Hongkong sekaligus merilis X9 untuk pasar global, Rabu (16 April 2025).
Secara umum, Xiaopeng membahas dua hal utama yaitu brand Xpeng itu sendiri serta sejarah dan perkembangan teknologi terbaru mereka. Dan product knowledge terkait Xpeng X9 versi 2025 yang dijual global.
Xpeng X9 sendiri merupakan sebuah MPV listrik berukuran 5,2 meter yang diluncurkan 2023 silam. Dan di tahun ini, Xpeng X9 mendapatkan sejumlah improvement serta status sebagai global product.
Xpeng X9 dibangun dengan basis arsitektur 800V yang mendukung super fast charging 5C. Dengan teknologi yang dimiliki, perusahaan mengklain dalam 1 detik pengisian daya di mobil ini bisa dipakai untuk menempuh jarak 1 kilometer.
Dengan kata lain, Xpeng X9 hanya membutuhkan waktu selama 12 menit dari kondisi kosong ke 80%. Sesuai dengan strategi Xpeng, mobil ini juga dibekali dengan teknologi kecerdasan buatan yaitu Turing AI Smart Driving.
Fitur ini bisa bergerak sendiri dari tempat parkir ke tempat parkir tanpa perlu bantuan manusia. Xpeng memproduksi sendiri Turing AI Chip untuk Xpeng X9 ini.
Baca Juga: AION Indonesia Beri Kesempatan Konsumen Jajal Mobil Listrik Secara Langsung
Xpeng X9 juga dibekali dengan sejumlah fitur canggih seperti zero gravity seats, sistem infotainment dengan layar 21,4 inch di baris kedua, serta kursi baris ketiga yang bisa dilipat rata lantai.
Untuk urusan safety, Xpeng X9 juga memiliki baterai bulletproof serta 14 fitur ADAS. Xpeng juga memperagakan manuverability mobil ini dan dibandingkan dengan Toyota Alphard.
Penambahan baru meliputi stopkontak 220V, sistem karaoke tanpa mikrofon, ruang penyimpanan yang bisa berfungsi sebagai pemanas atau pendingin makanan minuman dengan kapasitas 10,8 liter.
Secara estetika, model 2025 memperkenalkan pilihan warna baru di antaranya Nebula Purple, Galaxy Blue, dan Matte Starship Grey, yang melengkapi Starship Grey, Nebula White, New Moon Silver, dan Midnight Black yang sudah ada.
Secara garis besar, Xpeng X9 edisi 2025 telah megalami peningkatan senilai 80.000 yuan atau setara Rp184 juta yang difokuskan pada peningkatan kenyamanan, teknologi, dan kemampuan berkendara yang cerdas.
Adapun detail harga yang ditawarkan meliputi varian: Long Range Max dengan jangkauan 650 km, yang dibanderol seharga 359.800 yuan atau sekitar Rp838 juta, Ultra Long Range Max dengan jangkauan 740 km, yang dibanderol seharga 379.800 yuan atau sekitar Rp882 juta), AWD Performance Max dengan jangkauan 702 km, yang dibanderol seharga 399.800 yuan atau setara Rp927 juta).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125