Angka ini rencananya ditingkatkan secara bertahap hingga menjadi 60% pada tahun 2027 mendatang.
5. Belum Ada Kepastian Harga
Beberapa produsen telah menyampaikan responnya terkait hal ini. Namun demikian respon yang diberikan juga masih terkesan mengambang. CEO VinFast Indonesia dan Head of Marketing PR and Government Relation BYD Motor menyampaikan hal yang senada.
Belum ada kepastian tentang harga mobil listrik pasca pencabutan insentif ini. Harga mobil telah disesuaikan dengan skema mobil yang akan diproduksi didalam negeri pada akhirnya, sehingga terkait harga masih akan melihat dinamika berikutnya.
6. AION Menggunakan Setelan CKD
AION, salah satu produsen mobil listrik, sebenarnya telah melakukan kegiatannya di Purwakarta. Harga AION V misalnya, sejak awal diluncurkan telah menggunakan perhitungan skema harga Completely Knocked Down atau CKD.
Dengan skema ini, mobil tersebut diprediksi tidak akan mengalami perubahan harga setelah insentif pajak dicabut.
7. Menunggu Kepastian
Baik pelaku bisnis dan konsumen sama-sama menunggu kepastian dan kebijakan pemerintah selanjutnya. Praktis, pencabutan benefit yang selama ini diberikan akan membawa pengaruh pada harga jual dari mobil listrik di Indonesia.
Baca Juga: BYD Gempur Indonesia! Harga Mulai Rp195 Juta, Ini Daftar Lengkapnya per Bulan September
Namun sebenarnya jika diterapkan secara ideal, TKDN dengan jumlah demikian justru bisa menurunkan harga mobil, sekaligus meningkatkan industri dalam negeri.
Dengan catatan TKDN terjadi pada komponen bernilai tinggi, dan bukan sekedar dilakukan sebagai langkah formalitas pada komponen bernilai rendah.
Itu tadi 7 fakta harga mobil listrik akan naik besar-besaran tahun depan yang masih dalam dugaan dan perkiraan. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
BYD Gempur Indonesia! Harga Mulai Rp195 Juta, Ini Daftar Lengkapnya per Bulan September
-
Sepi Peminat, Ford Pangkas 1.000 Karyawan di Divisi Mobil Listrik
-
Kena Denda Servis Mobil Listrik, Coach Justin Kritik Kebijakan Pabrikan Otomotif China
-
Mobil Tesla Sudah Dijual di Indonesia: Ini Harga di Bulan September dan Fitur Canggihnya
-
4 Mobil Listrik Murah yang Bikin Mobil Bensin Tersisih, Mulai Rp 100 Jutaan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Ebem Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi
-
Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?