- Lampu lalu lintas di masa depan mungkin punya warna keempat, yaitu putih, khusus era mobil otonom.
- Lampu putih artinya simpel: pengemudi manusia cukup "ikutin aja" mobil otonom di depan.
- Tujuannya untuk mengurangi macet parah dengan membiarkan mobil otonom saling berkomunikasi mengatur jalan.
Bagaimana Cara Kerjanya? Mobil Otonom Saling "Ngobrol"
Di balik layar, saat "fase putih" aktif, setiap mobil otonom akan saling berkomunikasi satu sama lain.
Mereka akan berbagi data real-time tentang kecepatan, jarak, dan kondisi jalan untuk menentukan alur paling efisien melewati persimpangan.
Ini seperti punya ribuan "Pak Ogah" super cerdas yang bekerja serempak tanpa perlu komando.
Dengan sistem ini, drama berhenti-berjalan yang boros bensin dan waktu di lampu merah bisa berkurang drastis.
Hasil Simulasi: Macet Bisa Berkurang Sampai 94 Persen!
Ini bagian paling menariknya.
Para peneliti sudah melakukan simulasi untuk menguji keampuhan konsep ini. Hasilnya sangat menjanjikan.
Tergantung pada jumlah mobil otonom yang ada, sistem ini mampu mengurangi keterlambatan lalu lintas antara 3,2 persen hingga 94 persen.
Baca Juga: Ambulans Bawa Pasien Terobos Lampu Merah Dapat Surat Cinta, Polda Metro: Ada Mekanisme Sanggahan
Bahkan, pada skenario terbaik, efisiensi keseluruhan persimpangan bisa meningkat hingga 98,9 persen dibandingkan sistem lampu lalu lintas konvensional.
Artinya, semakin banyak mobil otonom di jalan, semakin lancar pula arus lalu lintas bagi semua pengguna jalan, termasuk yang masih menyetir sendiri.
Meski masih berupa konsep, gagasan ini memberikan gambaran betapa besarnya peran teknologi otonom dalam menyelesaikan salah satu masalah terbesar di perkotaan: kemacetan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
-
Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?
-
Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Chery Q di Indonesia
-
BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga
-
Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?
-
Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M
-
3 Alasan Mengapa Wuling Air ev dan BYD Atto 1 Harus Waspada Terhadap Spesifikasi Chery Q
-
BlackAuto Battle 2026 Mulai Cari Raja Modifikasi Baru dari Tangerang Selatan
-
Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta