- Penjualan mobil baru Indonesia menurun drastis, berpotensi disalip Malaysia sebagai pasar otomotif terbesar ASEAN akhir 2025.
- Penurunan dipicu ketidakpastian global seperti konflik geopolitik dan perang dagang yang melemahkan daya beli masyarakat domestik.
- Gaikindo berharap intervensi pemerintah dan proyeksi pertumbuhan ekonomi 6% dapat memulihkan penjualan otomotif signifikan pada 2026.
Suara.com - Industri otomotif nasional sedang berada di titik krusial pada penghujung tahun 2025. Indonesia yang selama ini memegang predikat sebagai pasar mobil terbesar di Asia Tenggara kini harus menghadapi kenyataan pahit. Data terbaru menunjukkan angka penjualan mobil baru di tanah air terus merosot hingga berpotensi besar disalip oleh pencapaian Malaysia yang tampil lebih agresif.
Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, Jongkie Sugiarto, mengakui tantangan berat yang sedang menghantam pasar domestik. Ia menyatakan bahwa tren penurunan ini merupakan realitas yang harus dihadapi oleh para pelaku industri kendaraan bermotor saat ini.
"Tahun ini kita kemungkinan besar kalah dari Malaysia. Situasinya memang sedang seperti itu," ungkap Jongkie di Jakarta, baru-baru ini, Jumat (19/12/2025).
Merosotnya daya beli masyarakat terhadap kendaraan roda empat dipengaruhi oleh dinamika global yang penuh ketidakpastian. Jongkie menyoroti konflik geopolitik di berbagai belahan dunia serta tensi perang dagang antara China dan Amerika Serikat sebagai faktor utama pelemahan ekonomi nasional. Tekanan internasional tersebut berdampak langsung pada sektor otomotif dan memaksa para produsen untuk bekerja ekstra keras agar tetap bertahan di tengah kelesuan pasar.
Berdasarkan data Wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer milik Gaikindo, penjualan mobil baru periode Januari hingga November 2025 tercatat sebanyak 710.084 unit. Sementara itu, angka retail sales atau penjualan langsung dari dealer ke konsumen pada periode yang sama mencapai 739.977 unit.
Di sisi lain, Malaysia justru menunjukkan performa yang jauh lebih bertenaga. Mengacu pada data dari carz, pendaftaran kendaraan baru di Negeri Jiran mencapai 77.876 unit hanya dalam waktu satu bulan terakhir. Secara kumulatif sejak awal tahun hingga November, Malaysia telah membukukan angka sekitar 720 ribu unit. Selisih tipis pada angka wholesales ini memperbesar peluang Malaysia untuk menggeser posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar otomotif di ASEAN pada akhir tahun 2025.
Gaikindo tetap menaruh harapan besar pada intervensi pemerintah untuk memulihkan daya beli masyarakat pada tahun mendatang. Jongkie berharap pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan mencapai enam persen dapat menjadi motor penggerak bagi pemulihan pasar kendaraan bermotor.
"Jika ekonomi membaik, otomotif pasti ikut terangkat. Kami berharap di 2026 penjualan bisa kembali naik ke level 800 ribu unit atau bahkan menyentuh angka 1 juta unit," pungkasnya.
Baca Juga: Riset Ungkap Fakta Adopsi Mobil Listrik Indonesia Masih Didominasi Kalangan Tertentu
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Tinggalkan Desain Ramping, Generasi Baru Honda Supra Kini Punya Knalpot Gambot Ala Moge
-
Kejutan Jelang Lebaran 2026: BYD Atto 1 Sukses Asapi Penjualan LCGC Sejuta Umat
-
Kenapa Ban Mobil Sering Pecah saat Arus Mudik? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
-
Bukan Cuma Jalan Tol, 3 Rute Mudik Lebaran Bebas Stres Ini Wajib Dicoba
-
7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit dan Awet untuk Jangka Panjang
-
10 Penyebab Ban Belakang Motor Matic Goyang, Jangan Diabaikan Bisa Berbahaya!
-
Rincian Lengkap Tarif Tol Jakarta-Solo untuk Mudik Lebaran 2026, Wajib Siapkan Saldo Segini
-
Update Terkini: Rincian Biaya Tol Jakarta ke Semarang Spesial Mudik Lebaran 2026
-
Sering Bikin Bingung, Ternyata Ini Perbedaan One Way dan Contraflow saat Mudik Lebaran 2026
-
Berapa Isi Saldo E-Toll untuk Mudik ke Sumatra? Ini Daftar Lengkap Tarif Tol Terbarunya