Otomotif / Mobil
Selasa, 06 Januari 2026 | 14:15 WIB
Innova Reborn dan Toyota Zenix (Suara x Gemini)
Baca 10 detik
  • Innova Reborn Diesel unggul pada torsi besar dan ketangguhan sasis ladder frame.

  • Innova Zenix Bensin menawarkan kabin lebih luas, lantai rata, dan suspensi empuk.

  • Harga keduanya terpaut tipis di rentang Rp 430 Jutaan (OTR Jakarta).

Suara.com - Bagi keluarga Indonesia, nama "Kijang" bukan sekadar merek mobil, melainkan jaminan ketangguhan dan kenyamanan lintas generasi.

Saat ini, Toyota Astra Motor (TAM) menawarkan dua pilihan menarik di rentang harga Rp430 jutaan: Sang legenda Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel yang terkenal tangguh, dan pendatang baru Kijang Innova Zenix 2.0 G CVT yang menawarkan kenyamanan modern.

Keduanya memiliki basis penggemar yang kuat. Innova Reborn Diesel (RWD) dilepas seharga Rp437,5 juta, sementara Zenix Bensin (FWD) sedikit lebih murah di angka Rp430,6 juta.

Selisih harga yang sangat tipis ini sering kali membuat calon pembeli bingung: Pilih mesin diesel yang irit dan bertenaga badak, atau mesin bensin yang halus dengan kabin senyap?

Agar Anda tidak salah pilih dan menyesal di kemudian hari, simak perbandingan lengkapnya berikut ini, mulai dari performa mesin, kenyamanan, hingga estimasi biaya kepemilikannya.

Innova Reborn Diesel 2025 (toyota.astra.co.id)

1. Performa Mesin: Torsi Badak vs Akselerasi Halus

Pertarungan utama ada di balik kap mesin. Pilihan ini akan sangat bergantung pada medan jalan yang sering Anda lalui.

  • Innova Reborn Diesel (Torsi Melimpah):

Menggendong mesin 2GD-FTV 2.393 cc, mobil ini menghasilkan tenaga 149 PS namun dengan torsi raksasa 360 Nm.

Transmisi otomatis 6-speed konvensionalnya dikenal "badak" dan sangat responsif untuk tanjakan curam atau membawa muatan penuh. Ini adalah pilihan favorit untuk rute luar kota atau pegunungan.

Baca Juga: Innova Zenix Belum Tergoyahkan dari Posisi Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia

  • Innova Zenix Bensin (Tenaga & Efisiensi):

Menggunakan mesin baru M20A-FKS 1.987 cc, tenaganya justru lebih besar yakni 174 PS, namun torsinya lebih kecil di 205 Nm.

Keunggulannya ada pada transmisi CVT with Direct Shift. Ada fixed gear yang membuat tarikan awal responsif, namun tetap halus dan senyap di kecepatan tinggi. Sangat cocok untuk stop-and-go di kemacetan kota.

Toyota Innova Zenix Hybrid 2023

2. Kenyamanan dan Dimensi: Ladder Frame vs Monocoque

Poin ini sangat penting bagi Anda yang membawa orang tua atau mengutamakan kenyamanan penumpang.

  • Kenyamanan Kabin:

Innova Zenix kini menggunakan sasis monocoque (seperti sedan) dan penggerak roda depan (FWD). Hasilnya? Lantai kabin menjadi rata tanpa gundukan gardan.

Ruang kaki (wheelbase 2.850 mm) jauh lebih lega dibandingkan Reborn. Bantingan suspensinya pun lebih empuk, memanjakan tulang punggung saat perjalanan jauh.

  • Ketangguhan Kaki-kaki:

Innova Reborn masih setia dengan sasis ladder frame dan penggerak roda belakang (RWD). Meski kabinnya sedikit lebih sempit dan berat (1.820 kg), struktur ini terbukti "tahan banting" di jalan rusak dan berlubang.

3. Fitur Keselamatan dan Hiburan

  • Innova Zenix G:

Unggul dengan desain dashboard yang jauh lebih modern, rem parkir elektrik (Electric Parking Brake), dan visibilitas pengemudi yang lebih luas. Namun, untuk tipe G ini jumlah airbag hanya 2 (depan).

  • Innova Reborn G:

Meski desain dashboard mulai terasa lawas, tipe ini unggul di jumlah airbag yang ada 3 (termasuk lutut pengemudi). Head unit 9 incinya juga sudah cukup mumpuni untuk konektivitas smartphone harian.

4. Estimasi Biaya Kepemilikan 

Ini adalah poin krusial bagi Anda yang teliti soal pengeluaran bulanan dan nilai jual kembali.

  • Konsumsi BBM:

Reborn Diesel: Dikenal irit, berkisar 11-12 km/liter dalam kota dan bisa tembus 16 km/liter di tol. Namun, ingat bahwa mesin ini idealnya meminum Dexlite/Pertadex yang harganya lebih tinggi.

Zenix Bensin: Berkat transmisi CVT, konsumsinya membaik signifikan dibanding Innova bensin lama. Berkisar 9-11 km/liter dalam kota dan 14-16 km/liter di tol.

  • Pajak Tahunan (PKB):

Estimasi pajak tahunan kedua mobil ini berada di kisaran Rp5.500.000 hingga Rp7.000.000 tergantung domisili dan tahun pembuatan (progresif).

  • Harga Bekas (Resale Value):

Reborn Diesel: Memiliki depresiasi yang sangat kecil alias harga jual kembalinya sangat "gelap" (tinggi). Unit tahun 2018-2019 saja masih stabil di angka Rp300 jutaan. Investasi yang aman.

Zenix Bensin: Karena masih baru, depresiasinya belum terlihat ekstrem. Namun, umumnya varian non-hybrid bensin penurunannya sedikit lebih cepat dibanding varian diesel atau hybrid.

Mana yang Harus Anda Beli?

  1. Pilih Innova Reborn Diesel Jika: Anda adalah tipe "Utility First". Anda tinggal di area berkontur naik-turun, sering membawa muatan penuh, atau mencari mobil yang harga jual kembalinya paling stabil. Mesin dieselnya adalah jaminan ketenangan di jalanan ekstrem.
  2.  Pilih Innova Zenix Bensin Jika: Anda adalah tipe "Comfort First". Anda lebih sering menyetir di dalam kota/tol, membawa orang tua (akses masuk rendah dan lantai rata), serta menginginkan suasana kabin yang senyap dan modern tanpa bau asap knalpot diesel.

Load More