- Pabrik perakitan mobil BYD di Subang, Jawa Barat, direncanakan mulai berproduksi pada Kuartal I tahun 2026.
- BYD sedang mengevaluasi internal untuk memproduksi lebih dari satu model mobil di fasilitas perakitan Subang.
- Perusahaan telah memperoleh seluruh izin dan sertifikasi standar yang diperlukan untuk memulai produksi di Indonesia.
Suara.com - BYD mengatakan pabrik perakitan mobilnya di Subang, Jawa Barat - yang rencananya akan diresmikan pada Kuartal I 2026 - berkemungkinan akan memproduksi lebih dari satu model mobil.
General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang di Zhengzhou, China, Jumat (16/1/2025) menerangkan bahwa perusahaan berencana meluncurkan lebih dari satu model dari fasilitas tersebut, meski saat ini masih dalam tahap evaluasi internal.
“Tidak hanya satu model. Kami mempertimbangkan untuk memproduksi lebih dari satu model. Tapi saat ini masih dalam tahap evaluasi internal,” kata Liu.
Meski demikian Liu belum membocorkan model apa saja yang akan dirakit di Subang.
Lebih lanjut Liu mengungkapkan pabrik BYD di Subang akan mulai beroperasi pada Kuartal I 2026, tanpa menyebut tanggal pasti.
Ia juga mengatakan bahwa perusahaan asal Shenzhen, Tiongkok itu juga sudah mengantongi berbagai izin dan sertifikasi standar yang dibutuhkan untuk memulai produksi di fasilitas tersebut.
“Kami sudah mendapatkan seluruh perizinan dan sertifikat yang diperlukan, termasuk yang sudah disetujui oleh otoritas terkait. Saat ini kami sedang mempercepat seluruh proses kesiapan,” ujar dia.
Ia menjelaskan, saat ini BYD tengah memasuki tahap akhir persiapan, termasuk pengujian dan commissioning lini produksi. Seluruh proses tersebut disebut sedang berjalan lebih cepat dari jadwal awal.
“Kami sedang mempercepat tahap pengujian dan commissioning sebagai persiapan final. Kami sangat optimistis lini produksi pertama bisa berjalan sesuai target,” lanjutnya.
Baca Juga: Dompet Publik Mengering, Honda Isyaratkan Penggelontoran Mobil-Mobil Murah
Dengan begitu, produksi perdana atau roll-off pertama dari pabrik Subang ditargetkan berlangsung pada kuartal pertama 2026. Momen ini akan menjadi tonggak penting bagi BYD dalam memperkuat eksistensinya di pasar otomotif Indonesia.
“Kami optimistis mobil pertama akan keluar dari lini produksi pada kuartal I 2026,” kata Liu.
Pabrik BYD di Subang diproyeksikan menjadi salah satu basis produksi utama perusahaan di kawasan Asia Tenggara. Kehadirannya diharapkan dapat mempercepat penetrasi kendaraan listrik di Indonesia sekaligus mendukung ekosistem industri otomotif nasional.
Berita Terkait
-
Akan Luncurkan Lagi Mobil Semurah Atto 1 di Indonesia? Ini Kata Petinggi BYD di China
-
BYD Beri Kode Denza B5 Bakal Hadir di Indonesia
-
Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot
-
BYD Bangun Sirkuit "Gurun Pasir" Indoor Pertama di Dunia untuk Pengujian Kendaraan Listrik
-
Persaingan Sengit Toyota dan Brand China di Pasar Mobil Nasional
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition