- Harga mobil mewah bekas sangat turun drastis karena adanya pajak tahunan kepemilikan yang tinggi wajib dibayar pemilik baru.
- Konsumsi bahan bakar mobil mewah umumnya boros sebab mayoritas dibekali mesin berkapasitas sangat besar, kurang sesuai tren efisiensi.
- Mahalnya harga suku cadang dan terbatasnya akses bengkel spesialis menjadi penghalang utama memiliki mobil mewah bekas.
Suara.com - Pasar mobil bekas sering kali menghadirkan kejutan. Mobil-mobil mewah yang saat baru harganya selangit, bisa turun drastis ketika masuk pasar seken.
Bahkan, beberapa model yang dulunya jadi simbol status kini bisa dibeli dengan harga setara mobil baru kelas entry-level.
Meski terlihat menggiurkan, ada alasan kuat mengapa harga mobil-mobil tersebut bisa anjlok, dan faktor-faktor ini penting dipahami sebelum buru-buru membeli.
1. Pajak Tahunan Tinggi
Mobil mewah umumnya dijual dengan harga baru yang mahal. Konsekuensinya, pajak tahunan juga ikut tinggi.
Bagi pemilik baru di pasar bekas, biaya pajak ini tetap berlaku, sehingga banyak calon pembeli mundur setelah menghitung pengeluaran tahunan.
2. Mesin Besar, Konsumsi Bahan Bakar Boros
Mayoritas mobil mewah dibekali mesin berkapasitas besar. Tenaga memang melimpah, tapi konsumsi bensin juga lebih tinggi.
Di tengah tren efisiensi dan harga BBM yang terus naik, mobil boros bahan bakar jadi kurang diminati.
Baca Juga: Mobil Manual Bekas vs Mobil Matic Bekas, Mana yang Lebih Untung Jangka Panjang?
3. Harga Onderdil Mahal
Meski sudah berstatus bekas, harga onderdil mobil mewah tetap tinggi. Komponen yang dirancang premium tidak bisa dibandingkan dengan mobil mass-market. Biaya perawatan pun otomatis lebih besar, membuat banyak orang berpikir ulang sebelum membeli.
4. Bengkel Terbatas
Tidak semua bengkel bisa menangani mobil mewah. Bahkan merek terkenal sekalipun sering kali hanya bisa ditangani di bengkel resmi atau bengkel spesialis di kota besar. Bagi pemilik di daerah, keterbatasan akses servis jadi masalah besar.
5. Merek Inkonsisten
Beberapa merek mobil pernah masuk ke Indonesia, lalu hengkang setelah beberapa tahun. Ketika kembali lagi, kepercayaan konsumen sudah berkurang. Orang cenderung memilih merek mainstream yang lebih stabil, sehingga mobil dari merek yang “bolak-balik” kehilangan nilai jual.
Berita Terkait
-
Mobil Manual Bekas vs Mobil Matic Bekas, Mana yang Lebih Untung Jangka Panjang?
-
Jarak Tempuh Wuling Cloud EV vs BYD M6 Mending Mana?
-
Mobil Awet Suzuki dengan Harga Kurang dari 50 Jutaan, Ini 4 Opsinya
-
SUV Compact Bekas Mitsubishi Xforce vs Honda HR-V Mending Mana?
-
5 Kelemahan Mobil dengan Sunroof yang Jarang Orang Tahu
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
4 Cara Cek Nomor Kendaraan Mobil dan Motor Secara Resmi Terbaru 2026
-
5 Motor Matic 150cc Jawab Kebutuhan Mudik Lebaran 2026, Perjalanan Lelah Jadi Mewah
-
Enaknya Warga Jabar, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Bawa BPKB
-
Adu Irit Suzuki Fronx vs Daihatsu Rocky, Persiapan Buat Lebaran 2026
-
Tembus Miliaran Rupiah, Segini Harga 5 Mobil Sitaan OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
-
Pajak Kendaraan Turun Drastis Khusus Kendaraan Ini di 2026, Diskon Gede-gedean
-
Kok Bisa Mobil Listrik BYD Tahan Ledakan Rudal di Israel? Baterai Tetap Aman
-
5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Musim Hujan, Tangguh dan Aman
-
Duit Pajak STNK 5 Tahunan Mengalir ke Mana? Temukan Fakta di Baliknya
-
Berapa Harga Mobil Alphard Tahun 2005? Cuma Seharga LMPV, Siap Bikin Mudik Lebaran Ala Sultan