Otomotif / Mobil
Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:07 WIB
Ilustrasi kaca mobil berembun. [Freepik]
Baca 10 detik
  • Karet wiper perlu diganti setiap 6 sampai 12 bulan karena kondisi tropis mempercepat keausan komponen tersebut.
  • Tanda penggantian meliputi jejak air, suara berisik, karet retak, atau ketidakmampuan wiper menempel sempurna di kaca.
  • Perawatan meliputi menghindari penggunaan pada kaca kering dan mengangkat wiper saat terpapar sinar matahari langsung.

Tips Merawat Wiper Agar Awet

  • Jangan gunakan wiper di kaca kering. Gesekan tanpa air bisa mempercepat kerusakan karet.
  • Bersihkan kaca secara rutin. Debu dan kotoran bisa membuat karet cepat aus.
  • Angkat wiper saat parkir di bawah terik matahari. Cara ini membantu mengurangi tekanan panas langsung ke karet.
  • Gunakan cairan washer. Air sabun khusus membantu wiper bekerja lebih halus dibanding hanya air biasa.

Pilihan Karet Wiper di Pasaran

Saat mengganti, ada beberapa jenis karet wiper yang bisa dipilih:

  • Wiper karet standar. Harganya lebih murah, cocok untuk penggunaan harian.
  • Wiper silikon. Lebih tahan lama dan biasanya memberi sapuan lebih halus.
  • Wiper frameless. Desain modern tanpa rangka logam, lebih aerodinamis dan minim suara.

Harga karet wiper di pasaran cukup bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah tergantung merek dan tipe. Mengingat fungsinya yang vital, mengganti wiper secara rutin jauh lebih murah dibanding harus memperbaiki kaca mobil yang tergores.

Jadi, jangan tunggu sampai hujan deras baru sadar wiper mobil sudah tidak bekerja maksimal. Periksa secara berkala, kenali tanda-tandanya, dan segera ganti jika perlu. Dengan wiper yang selalu prima, perjalanan tetap aman dan nyaman meski cuaca tak bersahabat.

Load More